RIAUSKY.COM- Polisi tengah memburu tersangka pembobolan kantor Bea Cukai yang membawa lari uang tunai 6,5 juta Euro (Rp107,8 miliar).
Polisi jerman juga tawarkan uang tunai Rp1 miliar bagi yang bisa memberikan informasi keberadaan pelaku.
Pembobolan brankas kantor Bea Cukai di barat kota Duisburg terjadi pada Minggu (1/11/2020) lalu.
Saksi mata mengatakan mereka mendengar suara pengeboran sekitar pukul 6:00 pagi.
Tiga jam kemudian, tiga pria berpakaian gelap dan topi rajut gelap terlihat berjalan masuk dan keluar gedung untuk memuat benda-benda ke dalam van putih dengan pintu geser.
Saksi lain melihat seorang pria berjalan di sekitar kantor bea cukai sebelum masuk ke mobil dan pergi ke arah yang sama dengan mobil van.
Berbekal informasi dari saksi mata serta sumber lainnya, polisi serta biro penyelidik Jerman telah memulai perburuan tiga buronan pembobol kantor bea cukai.
Polisi meyakini pembobolan tersebut telah disiapkan secara matang oleh sejumlah orang dengan pembagian tugas yang jelas.
"Pembobolan itu direncanakan dan dilakukan secara profesional: tiga pelaku yang belum teridentifikasi menggunakan bor untuk mencapai lemari besi dari ruang sebelah di ruang bawah tanah gedung itu," kata polisi dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP, Rabu (11/11/2020).
Polisi juga telah menerbitkan foto-foto pelaku pembobolan yang sempat diambil oleh para saksi di dekat lokasi kejadian.
Polisi menawarkan hadiah 100.000 Euro (Rp1,6 miliar) untuk siapa saja yang bisa memberikan informasi mengarah pada penangkapan tersangka.(R04)
Sumber Berita: inews.id
Listrik Indonesia

