Kecam Teror Pembunuhan Sadis di Sigi, Jusuf Kalla: Itu Melampaui Batas Kemanusiaan

Ahad, 29 November 2020 | 23:42:13 WIB
Kecam Teror Pembunuhan Sadis di  Sigi, Jusuf Kalla:  Itu Melampaui Batas Kemanusiaan
Ket Foto : Jusuf Kalla

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengecam pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Dusun Tokelemo, Desa Lembontonga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11). 

JK menyebut, aksi yang diduga dilakukan oleh kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora itu sebagai kejahatan yang melampaui batas kemanusiaan. 

"Saya mengecam keras aksi teroris yang melampaui batas batas kemanusiaan  tersebut," ujar JK seperti dikutip dalam siaran pers, Ahad (29/11).

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu juga menyampaikan bela sungkawa mendalam atas meninggalnya satu keluarga di Desa Lemba Tonga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah itu.

"Saya menyampaikan bela sungkawa yang mendalam, semoga para korban mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," kata JK.

JK mengatakan, aparat keamanan selama ini telah berupaya keras dalam menumpas kelompok teroris yang ada di Indonesia. Namun, JK menilai perlu usaha keras lagi untuk menumpas kelompok teror hingga akar untuk memastikan tidak ada gerakan teror di Tanah Air.

"Agar mereka tidak bekeliaran lagi di Poso, demikian pula gerakan teror di wilayah lainnya di Indonesia ini. Dengan usaha keras aparat akan memulihkan rasa  ketakutan masyarakat sekaligus memberi  jaminan keamanannya," ujar JK.

JK menilai, masalah terorisme adalah musuh bersama bagi seluruh umat manusia. Karena itu, ia mengingatkan dibutuhkan dukungan semua pihak untuk memberangus teroris hingga akar-akarnya.

"Karena itu harus dilakukan perlawanan secara bersama sama tanpa rasa takut," katanya.(R04)

Sumber Berita: republika.co.id


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
loading...
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS