Kebakaran di Bandar Petalangan, Seorang Bayi 1,8 Tahun Meninggal Dunia

Kebakaran di Bandar Petalangan, Seorang Bayi 1,8 Tahun Meninggal Dunia
Foto: ilustrasi.

BANDAR PETALANGAN (RIAUSKY.COM)- Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di  Desa Kuala Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (30/1/2021) siang tadi. 

Dua petak bangunan hangus dilalap api dalam peristiwa tersebut. Sementara seorang bayi berusia 1,8 tahun juga dikabarkan menjadi korban dari keganasan kobaran api. 

''Kejadian kebakaran tadi siang, seorang bayi berusia 18 bulan meninggal dunia,'' kata Kepala Desa Kuala Semundam, Siti Aminah, Sabtu(30/1).

"Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian, sesudah PT Musim Mas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil dari Dinas Satpol PP, serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Pelalawan," jelasnya.

Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko, diteruskan Kasubag Humas Polres Pelalawan, IPTU Edi Haryanto mengatakan, kali pertama melihat peristiwa kebakaran seorang warga, Tasman dari jarak sekitar 50 meter dari lokasi.

"Tasman bersama Padli menuju lokasi kebakaran, berusaha padamkan api yang membakar bagian dalam rumah."

Mengetahui di dalam rumah masih ada orang. Padli berusaha selamatkan bocah yang terlelap dalam ayunan di tengah kobaran api. Naas balita yang berhasil diselamatkan tidak tertolong, akhirnya meninggal dunia, cerita IPTU Edi.

Dilanjutkannya, dari keterangan  kakak kandung korban. Sebelum kebakaran terjadi, meninggalkan adiknya keadaan tidur di ayunan dan membakar obat nyamuk yang diletakkan di bawah ayunan

Selepas itu,  kakak korban  pergi menjaga warung di sebelah rumahnya. Sementara, ayah dan ibu korban sedang pergi berbelanja ke pasar Sorek.

Pemadaman api menggunakan 2 unit mobil Damkar milik Kecamatan Pangkalan Kuras dibantu PT Musim Mas bersama masyarakat sekitar. Api berhasil dipadamkan dan jenazah korban dievakuasi menuju rumah keluarga korban yang terletak tidak jauh dari lokasi kebakaran.

"Kebakaran yang menghanguskan dua petak rumah penyebabnya masih dalam penyelidikan. Kerugian materi sementara diperkirakan sebesar Rp150 juta," sebutnya.(R04)

Sumber Berita: katakabar.com

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional