Awali Ramadan, Ketua TP PKK Riau Bagikan Sembako dan Masker

Awali Ramadan, Ketua TP PKK Riau Bagikan Sembako dan Masker

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Mengawali bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Riau Misnarni Syamsuar bersama rombongan PKK Riau membagikan sembako dan masker di beberapa panti asuhan di Pekanbaru, Selasa (13/4/2021).

Lokasi pertama untuk pembagian sembako ini, yaitu ke Panti Asuhan Bhakti Mufarridhun Yayasan Perguruan Thawalib Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman gang Thawalib. Rombongan TP PKK Provinsi Riau disambut langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Ferry Elwind dan 35 anak panti asuhan Bhakti Mufarridhun.

Untuk lokasi kedua, Ketua TP PKK Riau dan rombongan juga mengunjungi Panti Asuhan Al Fajar di Jalan Ikan Raya, Muara Fajar, Rumbai, Pekanbaru. Mereka juga disambut oleh Pengurus Panti Asuhan Al Fajar Zulfihri bersama 30 orang anak Panti Asuhan Al Fajar.

Saat pembagian sembako, terlihat Misnarni berbincang dengan Pengurus Panti Asuhan Al Fajar Zulfihri. Pihaknya berharap pembagian paket sembako seperti beras, jagung, labu madu atau pumpkin butternut dan masker ini dapat bermanfaat bagi pengurus dan anak -anak panti.

"Iya ini sembako untuk anak - anak, semoga bisa bermanfaat ya pak," ujar Misnarni.

Pengurus Panti Asuhan Al Fajar Zulfihri mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungannya dan sembako serta masker dari Ketua TP PKK Riau. Ia juga berharap sembako ini dapat bermanfaat bagi anak-anak panti.

"Terimakasih ibu atas sembako dan masker ini serta atas kunjungan ibu ke panti ini, sembako ini insyaallah sangat bermanfaat bagi anak-anak panti disini," Zulfihri.

Usai mengunjungi kedua panti tersebut, Misnarni Syamsuar juga melakukan memberikan sembako kepada warga-warga yang sedang beraktivitas di pinggir jalan.

Misnarni saat memberikan masker dan jagung pada salah satu warga penjual tape ubi, Netri (50) yang ditemuinya, ia mengingatkan untuk tetap memakai masker karena pandemi Covid 19 belum berakhir untuk itu harus senantiasa menaatinya protokol kesehatan.

"Masker yang ibu gunakan hanya untuk satu kali pakai ya buk, dan ini (masker kain) bisa gunakan tapi jangan lupa untuk dicuci ya buk," ucapnya.

"Terima kasih banyak ya buk," ungkap penjual tape ubi, Netri (50). (mcr)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional