Alhamdulillah...Pertama Sekali, Udara Pekanbaru Keluar Dari Zona Tidak Sehat

Alhamdulillah...Pertama Sekali, Udara Pekanbaru Keluar Dari Zona Tidak Sehat
Tangkapan layar BMKG.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Warga Kota Pekanbaru sepertinya sedikit mulai bisa manarik nafas dalam-dalam. Karena, per hari ini, Ahad (20/9/2026), kualitas udara berangsur membaik.

Dikutip dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kualitas udara Pekanbaru dan sekitarnya pada hari ini dalam zona 'sedang'.

Ini sangat membahagiakan, karena , sudah dalam tiga pekan terakhir, kualitas udara Pekanbaru berada pada zona  'Sangat Tidak Sehat' dan 'Tidak Sehat'. Bahkan, pernah menyentuh level mengkhawatirkan, karena berada di zona 'Berbahaya'.

Dari data PM2.5 yang dirilis BMKG, pada pagi hari ini, pukul 04.00 WIB, konsentrasi partikel asap di udara Pekanbaru dengan ukuran di atas 2.5  mikrogram per meter kubik (µg/m³) berada pada angka 45.4 µg/m³, atau di zona 'Sedang'.

Kondisi ini sudah berlangsung semenjak pukul 03.00 WIB dinihari tadi yang sempat berada di angka 44.3 µg/m³.

Masih dari data BMKG, Musi 2 Palembang masih menjadi daerah dengan konsentrasi partikel asap tertinggi di Tanah Air sebesar 176.4 µg/m³ (Sangat Tidak Sehat), disusul Pangkalanmbun dengan 168.7µg/m³ (Sangat Tidak Sehat), serta Talang Betutu Palembang dengan 159.6 µg/m³ (Sangat Tidak Sehat) dan  Kota Jambi 88.3µg/m³ (Tidak Sehat).

Sementara itu, masih dari data BMKG menggunakan satelit Terra, Aqua, S-NPP dan NOAA 20, pada Sabtu (19/9/2026) mulai dari pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, jumlah titik panas yang terpantau di wilayah Riau hanya ada 3 titik dengan tinakgat convidence sedang.(R04)

 

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional