Pembunuhan Sadis Bocah 14 Tahun di Ketam Putih Bengkalis Terungkap, Pelakunya Ternyata...

Pembunuhan Sadis Bocah 14 Tahun di Ketam Putih Bengkalis Terungkap, Pelakunya Ternyata...
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasatreskrim AKP Meki Wahyudi, Kanit Pidum Iptu Dodi Ripo dan perwakilan TP2A Kabupaten Bengkalis Elly Kusumawati saat menggelar press release, Jumat (9/7). 

BENGKALIS (RIAUSKY.COM)-  Pelaku pembunuhan secara sadis terhadap anak di bawah umur, RW (14) warga Desa Ketam Putih Kecamatan Bengkalis pada 16 Juni lalu akhirnya terungkap. 

Pembunuhan dilakukan oleh IN (48), warga Ketam Putih, karena takut aksinya melakukan sodomi terhadap korban terungkap.

Hal itu disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasatreskrim AKP Meki Wahyudi, Kanit Pidum Iptu Dodi Ripo dan perwakilan TP2A Kabupaten Bengkalis Elly Kusumawati saat menggelar press release, Jumat (9/7). 

“Modus operandinya karena takut aksi sodominya terbongkar,” ujar Kapolres dilansir dari dumaiposnews.com

Dalam press release juga terungkap bahwa tersangka pelaku pembunuhan ini sudah lama diamankan, yaitu pada hari yang sama saat ditemukannya korban.

Namun, petunjuk yang mengarah kepada pelaku pembunuhan masih minim. Saat itu, pelaku berdasarkan pemeriksaan urine ternyata positif mengkonsumsi narkoba. Sehingga IN diserahkan ke Satnarkoba guna proses penyidikan.

Seiring berjalannya waktu proses penyelidikan terhadap perkara temuan mayat di Desa Sungai batang, Polres Bengkalis mendatangkan ahli forensik dan ahli psikologi dari Kota Pekanbaru.

Masih menurut Kapolres, kemudian tepat pada hari Kamis (8/7) sekira pukul 07.00 WIB dilakukan pemeriksaan terhadap IN di Ruang Satreskrim Polres Bengkalis dengan didampingi tim Jatanras Krimum Polda Riau dimana IN telah mengakui perbuatannya bahwa dirinya adalah pelaku pembunuhan terhadap korban RW.

“Kemudian terhadap saudara IN dilakukan proses penyidikan lebih lanjut dengan menetapkannya sebagai tersangka terhadap kasus pembunuhan dan atau kekerasan terhadap anak di bawah umur,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Riswandi, bocah berusia 12 tahun, warga Desa Ketam Putih, Bengkalis, ditemukan tewas mengenaskan di dalam semak belukar. 

Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan mengungkapkan, sebelum ditemukan tewas, pada Rabu (16/6) malam, korban pamit untuk pergi mengaji dengan keluarganya. 

“Korban ini tadi malam pamit mau mengaji sama keluarganya. Tapi ternyata tidak ada sampai di tempat mengaji,” ujarnya, Kamis (17/6).

Hendra menerangkan, korban ditemukan oleh warga yang tengah pergi ke kebunnya sekitar pukul 06.30 WIB pagi tadi. 

Saat ditemukan, korban masih mengenakan baju kaos warna coklat dan celana training. 

“Saat ditemukan kondisi korban mengalami luka bekas tebasan di sekujur tubuh. Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bengkalis untuk diautopsi,” tambahnya. (R04)

Sumber Berita: dumaiposnews.com

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional