Kenaikan Harga Sawit Kerek Harga Minyak Makan, Emak-emak Mulai Merasakan Dampaknya...

Kenaikan Harga Sawit  Kerek  Harga Minyak Makan, Emak-emak Mulai Merasakan Dampaknya...
ilustrasi minyak goreng di pasar./ Sumber Foto: tribunmedan

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)-Kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hingga mencapai level Rp3.100 per kilogram ternyata juga berdampak pada naiknya harga minyak makan di Indonesia, termasuk di Riau.

Harga minyak makan kemasan yang ada di daerah penghasil utama minyak kelapa sawit di Indonesia ini mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.  

Untuk harga minyak goreng kemasan saat ini di pasaran mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per Kilogramnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Provinsi Riau, Asrizal mengakui,  kenaikan harga minyak goreng saat ini terjadi merata di seluruh Indonesia. Hal tersebut terjadi karena kenaikan harga bahan baku yakni kelapa sawit.

"Kenaikan harga minyak goreng ini merata, jadi bukan di Riau saja. Itu terjadi karena bahan baku minyak goreng yakni sawit sekarang naik," kata Asrizal, Rabu (3/11/21).

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mengantisipasi agar kenaikan harga minyak goreng tidak terus melambung. Pihaknya akan berkoordinasi dengan distributor minyak goreng untuk tetap menjaga pasokannya.

"Jadi kami koordinasi dengan distributor minyak goreng untuk tetap menjaga pasokan, kemudian tidak menaikkan harga terlalu tinggi," ujarnya.

Saat ditanyakan apakah pihaknya akan melakukan operasi pasar dengan tingginya harga minyak goreng tersebut, Asrizal mengaku jadwal pelaksanaan operasi pasar dilakukan jelang Natal Desember mendatang.

"Kalau untuk operasi pasar belum kami lakukan, karena jadwalnya jelang Natal bulan depan," sebutnya.(R03)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional