TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dan Pemuda Olahraga Kabupaten Kuantan Singingi Masrul Hakim mengungkapkan tahun ajaran2022 proses belajar siswa akan dilakukan secara tatap muka.
Hal ini dikatakannya kepada riausky.com di ruang kerjanya, Selasa (4/01/2022).
Menurut masrul Hakim, Proses pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2021-2022 ini belum sepenuhnya efektif, karena ini merupakan awal tahun dan semester ganjil.
Namun demikian, pihaknya akan memastikan terlebih dahulu kondisi aktivitas belajar ini sesuai dengan kondisi pasca Natal dan Tahun Baru.
Bila kondisi kasus Covid-19 relatif tinggi, pihaknya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan instansi yang lebih tinggi untuk memastikan kebijakan yang akan ditempuh. Namun, bila kasus terus melandai, tidak tertutup kemungkinan untuk melaksanakan belajar tatap muka, termasuk 100 persen.
Begitu pun, tidak serta merta langsung dilakukan belajar tatap muka 100 persen. ''Tetap mengacu pada beberapa indikator, seperti kesiapan infstruktur di sekolah, realisasi vaksinasi murid dan siswa juga tenaga pendidik,'' kata dia.
''Untuk tenaga pendidik, minimal 80 persen harus sudah divaksinasi. Alhamdulillah kita di kuansing sekarang sudah 95 persen,'' kata dia.
Terkait dengan Vaksinasi untuk siswa, ini diberlakukan untuk anak usia di atas 12 tahun, "Artinya, di Sekolah Dasar (SD) itu, sejauh ini tidak semua anak yang jadi kelompok sasaran vaksinasi, akan tetapi anak yang sudah berusia 12 tahun ke atas. Sedangkan untuk 12 tahun ke bawah belum ada petunjuk untuk dilakukan vaksinasi,'' tegas masrul.
Meski begitu, untuk penerapan belajar tatap muka ini, pihaknya tetap memastikan akan berkoordinasi dengan jajaran Puskesmas di seluruh kecamatan maupun Satgas Penanganan Covid-19.
''Tetap harus berkoordinasi sebelum diputuskan melakukan belajar tatap muka,'' kata dia.(R12)
Listrik Indonesia

