PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru serius untuk terus berbenah agar bisa mewujudkan Piala Adipura pada tahun 2023 ini.
Untuk itu, sejumlah program dan progres terus dilaksanakan. Tak hanya berkaitan dengan permasalahan pengelolaan sampah, namun juga berkaitan dengan item-item penilaian lain untuk bisa mendapatkan penilaian terbaik pada Adipura ini.
Karena itulah, pada Jumat (12/05/2023) lalu, Wali Kota Pekanbaru Muflihun memimpin rapat khusus persiapan Kota Pekanbaru untuk menghadapi penilaian Adipura 2023.
Rapat dilaksanakan di Kediaman Wali Kota Pekanbaru dihadiri lengkap sejumlah stake holder terkait, di antaranya Sekdako Pekanbaru Indra Pomi, Kepala Dinal LHK Pekanbaru Hendra Afriadi dan sekretaris, Tengku Ahmed Reza Fahlevi, Kepala Dinas Perkim Mardiansyah, Plt. Kadis PUPR Eduar Riansyah, juga tim konsultan.
.jpg)
Pj. Wali Kota Pekanbaru Muflihun saat memimpin rapat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Hendra Afriadi,SH,MSi dalam ekspose dihadapan Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Muflihun mengungkapkan Pemko telah mempersiapkan sejumlah program agar Kota Pekanbaru kembali berhasil meraih Piala Adipura.
Tak hanya berkaitan dengan penanganan dan pengelolaan sampah, namun juga terhadap sejumlah titik pantau yang menjadi fokus dan poin penilaian oleh tim Kementerian LHK.

Kepala Dinas LHK Pekanbaru Hendra Afriadi saat menyampaikan persiapan untuk penilaian Adipura 2023 dihadapan Pj. Wali Kota Pekanbaru, Muflihun.
''Seperti pembenahan pengolahan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA), perawatan taman, kebersihan dan kerapian ruas jalan kota, sekolah, terminal, hingga penertiban di kawasan pasar tradisional,'' jelas Hendra.

Sekretaris DLHK Pekanbaru Tengku Ahmed Reza Fahlevi ikut memberi pemaparan.
Penilaian terhadap semua aspek ini tetap harus menjadi prioritas hingga pelaksanaan penilaian. Karena itulah, sebut dia sinergi dalam mempersiapkan penilaian yang semakin dekat perlu terus ditingkatkan.
Sementara itu, Pj Walikota, Kepala DLHK Pekanbaru juga mengajak seluruh OPD agar sama-sama untuk terus berbenah, ada Beberapa lokasi nantinya yang menjadi titik pantau penilaian Adipura disiapkan, seperti pembenahan pengolahan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA), perawatan taman, kebersihan dan kerapian ruas jalan kota, sekolah, terminal, hingga penertiban dikawasan pasar tradisional.
“Untuk Kita ketahui bersama program Adipura untuk memacu agar kita terus berupaya meningkatkan kemampuannya dalam hal pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan demi mewujudkan Tata Praja Lingkungan yang baik,” ungkapnya.
.jpg)
Kepala DLHK saat ekspose dihadapan Pj. Wali Kota Pekanbaru Mudlihun.
Lebih lanjut Kepala DLHK Pekanbaru menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan kota Pekanbaru dengan cara membuang sampah pada tempatnya, sebaiknya membuang sampah rumah tangga pada pukul 8 malam hingga jam 6 pagi.
“Kepada masyarakat kami menghimbau mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan kota dengan cara membuang sampah pada tempatnya, sebaiknya membuang sampah rumah tangga pada pukul 8 malam hingga jam 6 pagi,” harapnya.
Sebagaimana diketahui, pada tahun 2022 lalu, Kota Pekanbaru berhasil meraih sertifikat Adipura dari Kementerian LHK.
Keberhasilan tersebut merupakan prestasi pertama yang berhasil diraih Pemerintah Kota Pekanbaru setelah selama beberapa tahun tanpa keberhasilan dalam menciptakan kota yang bersih.
Keberhasilan itu juga yang kemudian memotivasi Pj. Wali Kota Pekanbaru Muflihun SSTP, MAP untuk bisa meningkatkan kualitas kebersihan di Kota Pekanbaru dalam semua lini aktivitas.
Targetnya, sebut Muflihun, bukan semata menjadikan Pekanbaru bebas sampah dan perolehan Adipura, namun lebih jauh bagaimana meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dan warga Kota Pekanbaru untuk menciptakan lingkungan yang bersih. (advertorial DLHK Pekanbaru)
Listrik Indonesia

