Bikin Kejutan, Anies-Muhaimin Deklarasi Capres-Cawapres di Surabaya

Bikin Kejutan, Anies-Muhaimin Deklarasi Capres-Cawapres di Surabaya
Tangkapan layar deklarasi Anies-Muhaimin di Surabaya. / SUmber Foto: tangkapan layar Youtube/ Kompastv.

Bikin Kejutan, Anies-Muhaimin Deklarasi Capres-Cawapres di Surabaya


SURABAYA (RIAUSKY.COM)- Dinamika politik menjelang pemilihan calon presiden-calon wakil presiden mulai memanas.

Di luar prediksi banyak pihak, Calon Presiden Koalisi Perubahan, Anies Baswedan mendeklarasikan duet pasangan calon Wakil Presidennya, Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Deklarasi pasangan calon tersebut dilaksanakan di Hotel Majapahit, Surabaya dan dihadiri langsung Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh juga puluhan petinggi partai baik Nasdem maupun PKB juga para kyai.

Deklarasi Anies-Muhaimin atau akrab disapa Cak Imin ini tampak tidak dihadadiri oleh jajaran partai koalisi Perubahan, baik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) maupun Partai Demokrat.

Namun, suasana di sekitar lokasi deklarasi, di gedung hotel bersejarah di Kota Surabaya itu tampak begitu meriah. Suara teriakan yel-yel Amin...Amiin..Amin yang merupakan gabungan nama Anies Muhaimin pun begitu kencang menggema disambut dengan shalawat.

Muhaimin Iskandar saat didapuk menyampaikan pidato politiknya mengungkapkan sejumlah situasi yang terjadi sebelum dia memutuskan menjadi pasangan Calon presiden Anies Baswedan.

Cak Imin menjelaskan bagaimana awalnya dia dihubungi Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh untuk siap menjadi Calon Wakil Presiden Anies Baswedan.

Muhaimin mengaku dia menghormati Surya Paloh sebagai senior. Dia pun merasa senang dengan tawaran Paloh untuk dipasangkan dengan Anies.

“Tapi yang menyulitkan saya, Bang Surya meminta jawaban saya detik itu juga,” kata Muhaimin yang membuat suasana menjadi serius.

Cak Imin pun menjelaskan dia tidak bisa memutuskan tawaran tersebut segera, karena ada proses yang harus dilalui, termasuk berkonsultasi dengan pengurus PKB, juga para Kyai. Hingga kemudian, semua proses tersebut dilalui dan dia dan PKB  memutuskan mantap menerima tawaran terebut.

''Hari ini adalah momen bersejarah, bukan saja bagi pribadi-pribadi, saya, maupun bagi keluarga besar PKB maupun bagi keluarga besar Nasdem. Bersejarah kerana hari ini kita memulai bersama-sama, menata niat,menata komitmen bersama-sama  menuju Indonesia Adil Makmur dan sejahtera,'' ungkap Muhaimin.

''Saya merasa seluruh proses ini berjalan dengan cepat dan lancar. Karena saya senantiasa berdoa. Setiap ada kesempatan saya selalu berdoa. Ya Allah, berikan jalan yang mudah penuh keberkahan untuk perjuangan bangsa Indonesia yang lebih baik dan lebih mulia. Kalau perjuangan yang saya tempuh bersama PKB ini sesuai dengan harapan cita-cita maka, mudahkanlah dan lancarkan. itu Istikhoroh dan doa saya. Dan Alhamdulillah ketemu Bang Surya, lama tidak ketemu, akhirnya ketemu dalam waktu singkat,'' kenang Muhaimin.

Setali dengan Muhaimin, Anies pun mengaku kalau dia sudah sangat lama mengenal Muhaimin Iskandar. Bahkan sekitar 30 tahun lalu, saat itu, Muhaimin kuliah di Fisip UGM dan dia di Fakultas ekonomi UGM.

Anies juga memuji Muhaimin perihal kepiawaiannya selaku organisatoris. Anies memuji Muhaimin dari kam;pus, sampai sebagai ketua PMII, pernah menjadi menteri juga wakil ketua MPR RI.

Itulah, sebut Anies menjadi salah satu kelebihan dan keunggulan Muhaimin.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Nasdem  Surya Paloh mengungkapkan optimismenya  kalau duet pasangan ini  akan mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi Indonesia. 

Pada momen itu, Surya Paloh juga memeluk duet calon presiden wakil presiden yang diusung Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa. (R03)

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional