Cabai Merah Dijual Rp30 Ribu, 3 Ton Beras SPHP Ludes Hanya 2 Jam di GPM

Cabai Merah Dijual Rp30 Ribu, 3 Ton Beras SPHP Ludes Hanya 2 Jam di GPM
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru Maisisco saat meninjau stand penjualan minyak goreng Minyakita.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Pelaksanaan Gerakan pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Pemerintah  Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru mendapat  respon luar biasa dari masyarakat Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan  Raya.

Hanya dalam hitungan kurang dari dua jam, sejumlah komoditas pangan langsung  ludes diserbu warga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pekanbaru, Maisisco disela peninjauan GPM  mengaku sangat senang dengan respon tinggi yang ditunjukkan masyarakat pada  pelaksanaan GPM di Tuah Negeri ini.

''Alhamdulillah, kita sangat senang melihat tingginya animo masyarakat dalam  berbelanja. Apalagi tadi kita lihat, permintaan masyarakat untuk beras, cabai 
merah, bawang, gula, telur sangat tinggi,'' ungkap Maisisco.

''GPM ini kita laksanakan selain untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga  pangan, juga untuk membantu meringankan masyarakat untuk mendapatkan pangan  dengan kualitas yang baik namun dengan harga yang lebih murah dari pasar,''  jelas Maisisco lagi.

''GPM ini menjadi bukti kalau pemerintah Kota Pekanbaru hadir di tengah  kondisi kenaikan harga sejumlah komoditas. Kamin harapkan ini bisa meringankan  beban masyarakat,'' lanjut dia.

Maisisco menjelaskan, cabai merah bukittinggi harganya sedang tinggi-tingginya di pasar umum saat ini, Hanya dalam hitungan 2 jam, seluruh persediaan habis dibeli warga.

Warga memanfaatkan momen GPM untuk membeli sejumlah kebutuhan pangan keluarga.

Warga berlomba-lomba membeli paket cabai merah seharga Rp30.000 yang  ditawarkan oleh DKP.

''Kita sediakan pertama 100 kilogram, ternyata tak cukup, sehingga harus  ditambah lagi 100 kilogram, itu pun langsung habis dibeli oleh warga,''ungkap 
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna.

Per paket cabai merah yang disediakan di gelaran GPM ini dijual seharga  Rp30.000 dengan beras 1/2 kilogram, atau seharga Rp60.000 per kilogram.

Harga yang ditawarkan ini, jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasar  cabai merah bukittinggi yang saat ini rata-rata dijual seharga Rp80-90.000 per  kilogram.

Tak hanya cabai merah, bawang yang dipasar umum dijual seharga Rp30.000 per  kilogram, hanya dijual Rp20.000 per kilogram di arena GPM ini. Sementara telur  dengan ukuran besar dijual seharga Rp23.000 untuk kemasan 1/2 papan.

Adapun komoditas lain seperti gula putih juga dijual murah seharga Rp15.000  per kilogram, atau lebih murah Rp3.000 dibandingkan harga umum yang berada di  kisaran Rp18.000 per kilogram.

Sementara minyak makan minyakita dijual seharga Rp13.000 per kemasan 1 liter  atau murah Rp1.500 hari harga pasar yang biasanya diletak seharga Rp14.500 per liter.

Permintaan yang juga tak kalah banyak terjadi untuk komoditas beras SPHP. 

Beras kualitas premium dengan harga medium yang disediakan pemerintah kota ini  dijual seharga Rp53.000 per kemasan 5 kilogram, padahal di pasar umum harganya  berkisar Rp58.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Ningsih, salah seorang warga yang berbelanja mengaku sangat senang dengan  gelaran GPM yang dilaksanakan DKP di Jalan Budi Luhur ini.

''Sering-seringlah Pak buat kegiatan begini. Terbantu sekali kami. Karena di  pasar harga sedang mahal,''ungkap dia.

Dia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru  khususnya  Wali Kota Pekanbaru yang telah melaksanakan gelaran GPM ini. ''Terima kasih  Pak Wali Kota, juga Dinas Ketahanan Pangan,'' ujar dia.(R02)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional