Anies Singgung Jalan Rusak dan Riau Negeri Penghasil Minyak, Tapi Sulit Mendapatkan Minyak...

Anies Singgung Jalan Rusak dan Riau Negeri Penghasil Minyak, Tapi  Sulit Mendapatkan Minyak...
Anies Baswedan saat bertemu masyarakat Riau di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru di Jalan Sudirman, Rabu (13/12/2023).

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Calon Presiden nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan melakukan kampanye di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (13/12/2023).

Dalam salah satu momen kampanye di hadapan ribuan massa di Gelanggang Remaja Pekanbaru di Jalan Sudirman, Anies membuka kampanyenya dengan menyinggung tentang Riau sebagai negeri kaya minyak, tapi minyaknya susah dan mahal.

''Riau Negeri Kaya Minyak, Tapi minyak susah, rakyat tetap miskin. Apakah itu akan diteruskan, apakah itu perlu dibiarkan....'' tanya Anies yang langsung dijawab ''Tidak...'' oleh massa pendukungnya.

''Perlunya apa... perlunya apa...''Perubahan..Perubahan...'' seru massa lagi.

Anies pun melanjutkan, ''InyaAllah minyak nanti tersedia, harga beras menjadi murah, pendidikan terjangkau, kesehatan terjangkau. Itulah sebabnya mengapa kita bergerak hari ini,'' ungkap Anies.

''Semua bawa tulisan itu, bawah minyak atas minyak, tapi minyak tetap mahal, ini bukan suara titipan, tapi suara ibu-ibu di Provinsi Riau,'' ujar dia.

Anies juga mengisahkan kebahagiaannya karena kembali menemukan kehangatan dari masyarakat Riau, khususnya di Kota Pekanbaru.

''Pagi ini saya tiba di Riau, Pekanbaru, saya menemukan kembali kehangatan masyarakat Pekanbaru, menemukan suasana persaudaraan dan gelora perubahan di tempat ini.  Insya Allah semangat ini ini tetap terjaga hingga Februari besok, setuju...'' tantang Anies.

Pada kesempatan itu, Anies juga mengajak warga membaca tulisan besar di GOR ' Beras Mahal Pak Cik, Ape Nak Capak...?'

''Jika beras mahal tetapi uangnya diterima petani saya yakin bapak ibu ikhlas, Masalahnya Ibu-ibu dan Bapak bayar beras mahal, tapi petani terima uangnya sedikit. Jadi yang mahal itu hilang di jalan, banyak tengkulak banyak mafia, apakah itu perlu dibiarkan? Karena itu kita perlu mempersiapkan perubahan, Setuju...Setuju...?'' tantang Anies lagi.

Anies menjelaskan, bila ingin melakukan perubahan, tidak cukup hanya menang di eksekutif, tapi kita harus bisa mendapatkan dukungan legislatif yang banyak.

''Karena itulah, di Pilpres kita pilih nomor 1. partainya, Nasdem, PKB, PKS, Ummat,'' jelas dia.

Anies melanjutkan, untuk melakukan perubahan membutuhkan wewenang. Tidak bisa hanya dengan kekuatan massa. Berapa banyak pun massa bila tidak punya kewenangan, tidak bisa melakukan perubahan.

Nah, momen 14 Februari yang akan datang adalah kesempatan bagi masyarakat untuk membuat perubahan.

''Pada tanggal 14  Februari, Pada saat itu, bapak ibu diberi waktu selama 6 jam untuk memutuskan, apakah Indonesia akan terus seperti sekarang atau Indonesia akan berubah. Kalau butuh perubahan kita harus mengajak semuanya, tidak cukup hanya kita di ruangan ini, tapi ajak semua warga di Pekanbaru, di Riau. Jangkau seluruh keluarga, handai taulan, tetangga,'' ajak dia.

Pada kesempatan itu, Anies juga menyinggung tentang harga pupuk yang mahal dan beras dan minyak sulit.

Dia juga menyinggung tentang banyak jalan rusak.

''Kita boleh membangun jalan tol, tapi jangan melupakan jalan tak berbayar.Kalau jalan tol itu berbayar. Rakyat kebanyakan pakainya jalan yang tidak berbayar. Jalan tidak berbayar tidak boleh dibiarkan rusak terus menerus,'' ungkap dia yang disambut elu-eluan dukungan Anies...Anies...!

Anies juga menjelaskan pagi tadi dia berkunjung ke kampung Binjai, yang jalan menuju kawasan tersebut sangatlah buruk, sehingga memaksa dia dan rombongan melintas dengan mengganti kendaraaan. Tempat tersebut, kata dia, tempatnya betul-betul jauh dari infrastruktur dasar.

Anies menjelaskan situasi ini yang perlu dirubah. Jika dia terpilih, dia akan mengmbalikan prioritas pada pembangunan jalan-jalan tidak berbayar khususnya untuk mayoritas masyarakat yang menggunakan jalan.

Dia membayangkan kalau jalan rusak, maka produk yang dibawa bisa rusak di jalan.

Bayangkan, lanjut Anies,  peternak ayam, mereka bawa banyak telur, karena jalan yang rusak, banyak telur yang pecah begitu sampai di pasar.

''Tinggal sedikit telur yang bisa dijual. Yang merugi, jelas Anies adalah masyarakat.

Siapa yang rugi kalau jalan itu rusak?

Kita ingin membuat perubahan, indonesia adil makmur untuk semua. jangan adil makmur untuk sebagian, tapi adil makmur untuk semua.

''Saya dengar di sini minyak, mulai dari minyak goreng sampai solar, sulit semua. Sementara Riau ini tempatnya minyak. Bagaimana  tempat menghasilkan minyak sampai kekurangan minyak, apa yang terjadi?

''Ini bukan sesuatu yang rumit, tapi perlu dikerjakan serius. Kita akan kembaikan ini kepada proses yang adil dan kesetaraan bagi semua,'' ungkap Anies.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional