KUANSING (RIAUSKY.COM) - Bakal Calon Wakil Bupati Kuansing 2024 H. Sutoyo Ajak Insan Pers Silaturahmi Disalah Satu Rumah Makan di Teluk Kuantan. Selain dihadiri H. Sutoyo, juga hadir Sekjen DPD Golkar Masdar, dan insan Pers, beserta Ketua - Ketua Organisasi sebanyak 30 orang awak media, pada Temu ramah bersama H. Sutoyo. Senin, ( 5 / 8 / 2024 ) Siang.
Seperti yang dikatakan H. Sutoyo Sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Yang akan mendampingi Dr. Adam, SH. MH untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Kuantan Singingi 2024.
Pada penyampaian H Sutoyo, ia Terus Bergerak Untuk mensosialisasikan Dirinya sebagai Bakal Calon Wakil Bupati kuansing kedepannya, namun tidak hanya itu, Sutoyo juga menyampaikan Mohon dukungan dan doa restu terhadap masyarakat kuansing dan Insan Pers Yang ada di kuansing, jelasnya.
Kendati hal ini, H Sutoyo yang akan mendampingi Dr. Adam SH. MH sebagai wakil Bupati Kuantan Singingi dipilkada 2024 mendatang, ia sudah siap maju untuk bertarung sebagai wakil bupati kuansing dan berkomitmen untuk membangun kuansing lebih baik kedepannya.
Saya siap maju, " Saya Komitmen untuk Membangun kuansing kedepannya jika masyarakat kuansing mempercayai saya untuk menjadi wakil bupati kuansing mendampingi Dr. Adam SH MH sebagai Bupati kuansing. nantinya. "
H. Sutoyo juga menyampaikan dalam kegiatan ini, disamping bersilaturahmi bersama insan Pers ia juga memperkenalkan dirinya kepada awak media " Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Itulah yang disampaikan oleh H. Sutoyo dalam Pribahasanya yang sangat tepat.
Sebagai salah satu calon Wakil Bupati, beliau terus bergerak tidak hanya ke awak media ia juga bergerak dikalangan masyakarat yang ada di Kuansing, Selain memohon dukungan dan Doa restu, kegiatan tersebut juga dijadikan sarana temu ramah dan diskusi untuk perbaikan Kuansing ke depannya. Jelasnya.
Kemudian ditambahkan Pria Kelahiran 80 an ini, menyebutkan di kabupaten Kuantan Singingi ini semenjak bapak H. Sukarmis Purna bakti sebagai Bupati Kuantan Singingi, baik Di segi pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi bisa dikatakan tidak terstruktur, sehingga pembangunan Dikuansing bisa dikatakan tidak ada,
Jika pada masanya bapak H. Sukarmis, Sutoyo menyebutkan, Untuk pembangunan di kuansing itu seperti Lingkaran Obat Nyamuk, begitulah terstrukturnya pembangunan di Era Bapak H. Sukarmis. Jelasnya
Listrik Indonesia

