Distankan Pekanbaru Mapping Potensi Pertanian Jelang Pemberian Makan Siang Bergizi

Distankan Pekanbaru Mapping Potensi Pertanian Jelang Pemberian Makan Siang Bergizi

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru masih melakukan mapping terhadap potensi dan sebaran lahan maupun kelompok usaha pertanian di wilayahnya.

Langkah ini dilakukan dalam upaya memastikan produksi dan potensi pertanian yang ada mencukupi bila mana nantinya program pemberian makan siang gratis bagi para siswa jadi dilaksanakan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru deh. Firdaus saat ditemui beberapa waktu lalu di Pekanbaru.

Dikatakan firdaus, saat ini, pihaknya terus menggalakkan peran serta masyarakat maupun kelompok tani untuk bercocok tanam.

''Upaya yang kita lakukan termasuk dengan mengajak kaum ibu di KWT untuk menanam. Dengan begitu, kita bisa lihat sejauh mana nantinya produksi lokal bisa mendukung pada kecukupan bila nantinya kebijakan makan siang itu benar-benar dilaksanakan nantinya,'' ungkap Firdaus.

Mapping itu, jelas dia, tentunya juga berkaitan dengan titik sebaran dari aktivitas pertanian di seluruh kecamatan yang afda di Kota Pekanbaru.

''Jadi kita petakan berdasarkan daerah potensial yang ada di seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru.Dari sana bari kita bisa lihat dimana yang kurang, itu yang kemudian kita intervensi,'' jelas Firdaus.

Sejauh ini, upaya untuk membangun komunikasi daerah daerah-daerah produksi juga terus dilakukan. Sehingga, pihaknya menilai belum ada hal yang mengkhawatirkan.

''Ketersediaan kita berdasarkan produksi lokal dan yang didatangkan dari luar daerah maih mencukupi. Kita harapkan nantinya juga tidak ada permasalahan,'' kata dia.

Sejauh ini, diakui Firdaus, dari keseluruhan komoditas pertanian dan peternakan, untuk sayuran khususnya hortikultura potensinya besar dan masih mencukupi, sehingga tidak tergantung dengan daerah lain.

Begitu juga untuk ayam, sejauh ini juga produksi peternak lokal masih memadai.

Namun, diakui dia, pada beberapa komoditas masih ada yang memang tetap harus mengandalkan pasokan dari luar daerah.(R06) 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional