PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dalam upaya membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak yang berhadapan dengan hukum, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru meresmikan Perpustakaan Pancasila pada Senin lalu.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pembinaan kepribadian warga binaan, khususnya bagi mereka, yang menjalani masa pembinaan di Lapas Khusus Anak.

Kepala Dispusip Pekanbaru Hj. Erna Juita dan Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru, Sukira, A.MD.I.P.,S.H.,M.H menandatangani kesepahaman.
Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) yang dilakukan oleh Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru, Sukira, A.MD.I.P.,S.H.,M.H dan Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, SH,. M.Si.

Kedua pimpinan lembaga menunjukkan nota kesepahaman disaksikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir,A.Md.IP.,S.H.,M.H.
Kegiatan ini juga disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir,A.Md.IP.,S.H.,M.H.
Kegiatan ini seakan menjadi momen bersejarah dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan di LPKA.
“Kami berharap kehadiran perpustakaan ini akan dapat menjadi sumber inspirasi bagi warga binaan untuk menjadi warga negara yang baik. Ketika mereka nantinya keluar dari LPKA membawa bekal pengetahuan dan nilai-nilai yang baik, sehingga dapat berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Kadis Pusip Pekanbaru Hj Erna Juita foto bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir dan jajaran LPKA Kelas II A Pekanbaru.
Perpustakaan yang kaya akan koleksi buku tentang sejarah Indonesia, Pancasila, dan tokoh-tokoh nasional ini diharapkan menjadi wadah bagi para remaja untuk belajar dan memahami lebih dalam tentang dasar negara. Dengan membaca, mereka diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, toleransi, dan gotong royong.
“Dari buku-buku yang tersedia, warga binaan dapat digunakan dan menjadi sarana untuk menggali potensi diri dan mempersiapkan masa depan mereka yang lebih cerah,” tambahnya.

Kadis Pusip Pekanbaru Hj Erna Juita foto bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir di depan Mobil pustaka keliling.
Menurut Erna, peresmian Perpustakaan Pancasila ini menunjukkan komitmen bersama antara LPKA, Dispusip Kota Pekanbaru dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau dalam memberikan pembinaan yang holistik kepada anak-anak yang berhadapan dengan hukum.

Kadispusip Pekanbaru Hj Erna Juita foto bersama jajaran KanwilkumHAM Provinsi Riau dan LPKA Pekanbaru.
“Dan keberadaan perpustakaan ini diharapkan dapat menjadi katalisator perubahan positif bagi para remaja dan masa depan bangsa. Pastinya kami ingin memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, mengembangkan diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
LPKA sendiri pada hakikatnya memiliki tugas memberikan pembinaan, yaitu untuk mampu memunculkan kembali rasa percaya diri pada anak binaan yang ada pada LPKA melalui strategi pembinaan yang telah diatur dan ditetapkan.
Kepercayaan diri seorang anak binaan pemasyarakatan akan tumbuh seiring dengan pembinaan efektif yang menyentuh kesadarannya yang salah satunya bisa kembali dibangun dengan meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan yang diharapkan nantinya bisa menjadi bekal bagi mereka ketika kembali ke tengah masyarakat kelak.(Adv)
Listrik Indonesia

