Mengajak Sedekah Ilmu Lewat Gerakan Hibah Buku ke Perpustakaan

Mengajak Sedekah Ilmu  Lewat Gerakan Hibah Buku ke Perpustakaan
Kepala Dispusip Pekanbaru Hj Erna Juita mengajak masyarakat untuk Gerakan Hibah Buku.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Bersedekah tak hanya berbentuk uang, namun juga bisa dilakukan lewat harta dan ilmu pengetahuan. Semakin banyak bersdekah, maka semakin luas dan banyak pula orang yang bisa menerima manfaatnya.

Sebagai sebuah gerakan bersama, Dinas Perpustakaan dan kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru juga secara berkelanjutan terus menggelorakan gerakan untuk menghibahkan buku.

Gerakan Hibah buku ini ditujukan untuk memanggil kesadaran bersama untuk berbagi ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana berbagi.

Memasuki September- Oktober lalu, Dispusip Pekanbaru kembali mengajak para penulis, penerbit untuk bersama-sama berkolaborasi membangun peradaban membaca dengan berbagi ilmu pengetahuan yang dituangkan dalam buku melalui gerakan Hibah Buku Kota Pekanbaru.

''Alhamdulillah, dalam beberapa waktu  pelaksanaan gerakan sosial berbagi buku  dan ilmu ini, berhasil terhimpun ratusan buku dan bahan bacaan,'' ungkap Kepala Dispusip Pekanbaru, Hj Erna Juita SH, MSi.

Tak hanya para penerbit dan penulis, jelas Erna,  masyarakat umum pun ikut berpartisipasi dalam menyumbangkan buku-buku dan bahan bacaan yang nantinya akan bermanfaat untuk menambah koleksi perpustakaan.

''Kami sangat merasa bangga dan terharu dengan tingginya semangat dan motivasi masyarakat dalam menghibahkan buku-buku bacaan yang berkualitas ini. Artinya, ada sangat banyak sekali masyarakat yang berempati dalam menjadikan ilmu sebagai sarana untuk berbagi kebaikan,'' jelas Erna.

 

Dari sini, lanjut Hj Erna, Dispusip juga menjadi tahu, bahwa di tengah masyarakat Kota Pekanbaru, budaya keilmuan dengan menghasilkan karya-karya, salah satunya buku, ternyata juga punya segmen tersendiri dan itu jumlahnya sangat banyak.

Ini, sebut dia, merupakan hal positif . Karena menuangkan ilmu dalam buku bisa menjadi sarana untuk mendedikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki supaya bisa dibaca dan bermanfaat bagi masyarakat banyak.

''Tujuan menuangkan buah pikiran di dalam sebuah buku pada hakikatnya didasari oleh keinginan bukan saja sebatas untuk mendokumentasikan, mengarsipkan, atau menghimpunnya, namun lebih jauh, juga bisa digunakan  sebagai sarana berbagi ilmu pengetahuan.

 

''Kami menemukan, bahwa, para penulis ini banyak yang berasal dari guru-guru, dosen, para aktivis sosial. Dan ini menunjukkan tingginya khazanah keilmuan pada masing-masing mereka,'' sebut Erna.

Kegiatan  ini, lanjut Hj Erna, juga  bisa dijadikan sebagai sarana bagi para penulis dan penerbit untuk memperkenalkan karya-karyanya kepada masyarakat secara lebih luas.

Karena itulah, sebut dia, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima masih kepada seluruh pihak, baik penulis maupun penerbit yang telah menghibahkan buku dan ilmunya melalui  Dispusip Pekanbaru, khususnya Perpustakaan tenas Effendy.

''Buku-buku ini nantinya tentunya akan dipajang dan menambah perbendaharaan koleksi buku dari perpustakaan umum yang dicintai masyarakat Kota Pekanbaru. Kita harapkan juga buku-buku ini juga akan menambah referensi dan bahan bacaan bagi masyarakat Kota Pekanbaru dan Riau pada umumnya,'' kata dia. (Adv)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional