PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, Perpustakaan Tenas Effendy Pekanbaru terus berbenah.
Dari sisi layanan, perpustakaan yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru ini terus mengembangkan diri, agar bisa lebih dekat. lebih mudah dijangkau oleh publik pembaca.
Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan menghadirkan aplikasi IPekanbaru, yakni sebuah aplikasi yang dirancang dilengkapi dengan fitur-fitur media sosial yang juga dikembangkan dan bisa digunakan untuk terhubung dan berinteraksi dengan sesama pengguna.
IPekanbaru merupakan aplikasi Perpustakaan Digital yang dilengkapi dengan eReader untuk membaca ebook. Membaca akan menjadi lebih menyenangkan karena pengguna iPekanbaru dapat memanfaatkan ebook secara online maupun offline.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pekanbaru, Hj Erna Juita SH, MSi mengungkapkan, IPekanbaru pertama sekali diluncurkan pada tahun 2016 lalu. Dan sampai saat ini, IPekanbaru masih menjadi salah satu sarana pendukung pelayanan perpustakaan yang banyak dimanfaatkan oleh Perpustakaan Tenas Effendy.

Salah satunya, ketika bencana Covid-19 melanda seluruh dunia. Di tengah kecemasan akan sebaran virus tersebut, publik pecinta literasi masih tetap memiliki kesempatan untuk membaca dengan memanfaatkan arsip perpustakaan digital yang ada pada aplikasi IPekanbaru.
''Dan ternyata, hingga saat ini, pemanfaatan teknologi yang bisa langsung diakses melalui ponsel pintar (smartphone) seperti android ini semakin banyak diminati para penggemar literasi maupun masyarakat yang hendak melakukan penelitian yang bersumber dari buku,'' ungkap Erna.
IPekanbaru, dijelaskan dia, dilengkapi dengan fitur-fitur media sosial yang juga dikembangkan dan bisa digunakan untuk terhubung dan berinteraksi dengan sesama pengguna.

Dikatakan Erna, merupakan salah satu keunggulan layanan perpustakaan yang ikut terdorong dan menjadi salah satu habit baru bagi pengunjung perpustakaan, yakni perpustakaan digital.
Dengan jumlah koleksi yang telah mencapai ribuan judul, pihaknya yakin kalau iPekanbaru akan mampu menjadi bagian dari tradisi membaca buku maupun literasi oleh masyarakat di era digital.
''Jadi ini memang merupakan aplikasi smart government yang saat ini dikembangkan di dunia perpustakaan dan menjadi salah satu sarana membaca yang efektif. Istilahnya, cukup hanya menggunakan jari saja, semua orang saat ini bisa membaca buku-buku apa yang mereka ingin dapatkan tanpa harus hadir secara fisik ke perpustakaan,'' kata dia.
Ada lima fitur yang bisa dimanfaatkan oleh publik pencinta literasi saat memanfaatkan IPekanbaru, yakni Rak Buku, yang merupakan kumpulan dari buku-buku yang bisa diakses menggunakan aplikasi ini.
Kedua, Feeds, yakni fitur yang bisa digunakan untuk melihat aktivitas sesama pengguna IPekanbaru, share, commnet dan lainnya.
Ketiga, adalah fitur notivikasi, yakni fitur pemberitahuan termasuk pesan masuk.
Keempat adalah ePustaka, dimana disana ada belasan perpustakaan elektronik dengan jumlah koleksi buku yang saat ini sudah berjumlah 8000 buku yang bisa diakses dari mana saja.
Selanjutnya fitur terakhir, adalah koleksi, yakni fitur untuk menemukan berbagai jenis buku mulai dari novel hingga biografi.
Dengan seluruh fitur yang dimilikinya, khususnya epustaka, sudah dapat terbayangkan tentang fasilitas dan buku-buku apa saja yang bisa diakses secara digital oleh publik, sehingga tidak harus membaca buku dengan harus datang secara fisik ke perpustakaan.
Nah, untuk bisa menggunakan aplikasi ini,publik bisa mengakses dengan mendownload aplikasi IPekanbaru melalui gawai smartphone maupun android yang dimiliki.(Adv)
Listrik Indonesia

