Jalan Rusak di Tanjung Alai, Cabai Bukit Naik, Cabai Medan Turun...

Jalan Rusak di Tanjung Alai, Cabai Bukit Naik, Cabai Medan Turun...
Harga rata-rata komoditas pangan harian di 4 pasar tradisional di Kota Pekanbaru./ Sumber Data: Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Harga cabai merah di Provinsi Riau sepertinya akan semakin 'pedas' hingga  beberapa hari ke depan.

Itu tersebab kondisi kerusakan jalan di perbatasan Riau-Sumbar di Tanjung Alai, XIII Koto Kampar yang menyebabkan terkendalanya arus bahan kebutuhan pokok dari provinsi Sumatera Barat.

Salah satu komoditas pangan kebutuhan pokok yang sudah mengalami kenaikan harga adalah cabai merah bukit.

Dalam beberapa hari terakhir, harga cabai merah bukit  terus berfluktuasi, meski pun sejauh ini masih dalam tahap yang wajar.

Dikutip dari data DInas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, harga cabai merah bukit  mengalami kenaikan cukup lumayan.

Bila pada Ahad (1/12/2024) lalu harganya masih berkisar 35.000 per kilogram, pada hari ini, Senin (2/12/2024)  tercatat naik menjadi Rp36.500 per kilogram.

Namun, kenaikan harga cabai bukit yang diproduksi di Sumbar  masih terimbangi dengan pasokan cabai merah medan yang pada hari ini mengalami penurunan harga dari Rp32.000 pada sehari sebelumnya, terkoreksi menjadi Rp31.000 per kilogram pada hari ini.

Harga komoditas lainnya yang mengalami kenaikan  dari data DKP adalah bawang putih. Bila sebelumnya bawang putih di beberapa pasar tradisional dijual seharga Rp38.000, per hari ini,  tercatat ada kenaikan seharga Rp39.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas daging ayam potong, dimana  pada sehari sebelumnya, harga ayam berkisar Rp27.000 per kilogram, pada hari ini naik tipis menjadi Rp27.500 per kilogram.

Harga komoditas lainnya, seperti telur ayam, juga masih berfluktuasi, dimana kenaikan harganya masih berubah-ubah setiap hari.

Bila sebelumnya sempat menyentuh Rp50.000 per papan, pada hari ini, harga telur ayam ras berkisar 49.000 per papan.

Komoditas lain yang saat ini dikejar publik adalah minyak goreng. Kesulitan publik untuk mendapatkan minyak goreng subsidi, Minyakita,  menyebabkan harga minyak goreng juga terus bergerak, walau tipis.

Per hari ini, tercatat, harga minyak goreng Minyakita di pasar berkisar Rp18.500 per liter. Harga ini jauh naik dibandingkan HET yang ditetapkan pemerintah yakni seharga Rp15.700 per liter.

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, setiap harinya terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan dan harga komoditas pangan di Kota Pekanbaru. (R04)

 

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional