PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Selama sepuluh tahun terakhir, pembangunan infrastruktur yang masif telah dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia. Hal itu dilakukan untuk mendukung peningkatan daya saing nasional.
Demikian itu disampaikan Penjabat Pj Gubernur Riau Rahman Hadi saat membacakan sambutan Menteri PU Republik Indonesia pada peringatan Hari Bhakti PU Ke-79 yang berlangsung di Halaman Kantor PU Provinsi Riau, Selasa (3/12/2024).
Rahman Hadi menyampaikan bahwa ada tiga bidang pembangunan infrastruktur yang masif diantaranya Bidang Sumber Daya Air. Pembangunan 61 unit bendungan dengan progres saat ini telah selesai 53 bendungan, jaringan irigasi seluas 1,24 juta ha, pengendali banjir, dan pengaman pantai sepanjang 2.041 km.
"Kemudian Bidang Bina Marga, pembangunan jalan tol sepanjang 2.432 km, 5.999 km jalan nasional baru, jembatan bentang panjang sepanjang 125.900 m, dan flyover/underpass sepanjang 27.670 m," Pj Gubernur Riau
Lanjutnya, Bidang Cipta Karya, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebesar 36.380 liter/detik, penanganan sanitasi dan persampahan untuk 13,7 juta KK, dan penanganan kawasan permukiman seluas 94.320 Ha.
Ia juga menyampaikan bahwa untuk melaksanakan arahan Presiden, Kementerian PU telah menyusun program Quick Wins pembangunan infrastruktur untuk dilaksanakan secara sistematis dan terpadu.
Adapun program yang disusun antara lain mendukung ketahanan pangan, yang sudah dibangun untuk melayani irigasi melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, serta pembangunan jalan dan jembatan untuk mendukung konektivitas menuju sentra pangan, termasuk Food Estate di Kalteng, Merauke-Papua Selatan, NTT dan lain-lain.
Kemudian mendukung wajib belajar 13 tahun, melalui pembangunan dan renovasi sekolah atau madrasah diberbagai pelosok tanah air. Kementerian PU menargetkan pembangunan/renovasi sekolah untuk 11.420 Unit, mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK/SLB/dan lain-lain, serta madrasah.
Kementerian PU juga mendukung program unggulan strategis kementerian dan lembaga lainnya meliputi pembangunan Giant Sea Wall/NCICD (National Capital Integrated Coastal Development), Ibukota Nusantara (IKN), Konektivitas (jalan dan jembatan).
"Selanjutnya pasar rakyat, air minum, sanitasi/air limbah, persampahan, sarana olahraga, sarana kesehatan, dan penataan kawasan seperti pariwisata, industri, area terdampak bencana, dan pengungsian," pungkasnya.(mc)
- Otonomi
- Riau Raya
Berikut Bidang Pembangunan Infrastruktur yang Masif Dilakukan Kementerian PU
Redaksi
Selasa, 03 Desember 2024 - 11:18:28 WIB
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Sinergi Eksekutif-Legislatif: DPRD Dukung Program Penyuluhan LGBT di Pekanbaru
Jumat, 10 Juli 2026 - 14:36:09 Wib Otonomi
Pastikan BBM Bersubsidi Tepat Sasaran bagi Nelayan Dinas Perikanan Perkuat Koordinasi dengan Pengelola SPBU Kompak
Jumat, 10 Juli 2026 - 13:59:36 Wib Otonomi
Pemkab Meranti dan Konsulat Malaysia Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Kerja, Beasiswa, hingga Pasar Produk Lokal
Jumat, 10 Juli 2026 - 11:54:08 Wib Otonomi
69 Putra-Putri Terbaik Berkesempatan Raih Sertifikat K3 Umum
Jumat, 10 Juli 2026 - 11:22:36 Wib Otonomi

