Pj Wali Kota Simulasi Makan Bergizi di SMP Negeri 3 Pekanbaru
PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan uji coba pemberian makan bergizi untuk anak sekolah di SMP Negeri 3 Pekanbaru, Jumat (13/12/2024).
Hadir dalam kegiatan simulasi dan uji coba tersebut Pj, Wali Kota Pekanbaru, Roni Rakhmat, Komandan Kodim Pekanbaru Kolonel Inf Sri Marantika Beruh, Kepala Dinas Ketahanan Pangan H. Maisisco, Kepala Dinas Pendidikan Abdul Jamal juga kepala Dinas Pertanian Firdaus.
Pada kesempatan itu, Pj. Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat langsung melakukan pemantauan dari ruang ke ruang kelas di sekolah yang terletak di Jalan Dahlia.
Pada kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat juga berdialog dengan para siswa tentang makanan bergizi yang dialokasikan pada hari ini.
''Alhamdulillah, tadi respon dari anak-anak kita bagus ya, mereka suka dan kita lihat prosesnya juga berjalan lancar,''ungkap Roni.
Roni juga mengapresiasi, karena dalam pelaksanaan uji coba ini, lauk yang digunakan berasal dari komoditas lokal yakni ikan patin.
''Dan memang konsepnya kan diharapkan seperti itu, Ikan patin ya,'' kata dia.
Roni berharap dengan uji coba yang dilaksanakan ini nantinya akan lebih bisa mempersiapkan pelaksanaan kegiatan pemberian makan bergizi menjadi lebih baik lagi khususnya saat pelaksanaan pada bulan Januari yang akan datang.
''Ini sudah pertengahan Desember, awal Januari kan sudah dimulai. Jadi benar-benar harus disiapkan. Uji coba ini kan sama juga kalau kita mau buat acara kan ada gladi-gladi terlebih dahulu. Dari sini kita tahu dimana kurangnya dan apa yang yang perlu untuk ditingkatkan,'' kata Roni.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Badan Gizi Nasional melalui Satuan pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pekanbaru Helin mengungkapkan, pelaksanaan uji coba pemberian makan bergizi hari ini dilaksanakan secara serentak di lima sekolah di Kota Pekanbaru.
Totalnya ada sebanyak 2.485 siswa yang mendapat makan bergizi dari lima sekolah pda hari ini, masing-masing adalah SMPN 3, SMPN 2, SMP 16, SDN 6 dan SDN 15.
''Sejauh ini, dari pelaksanaan simulasi tidak ada kendala yang ditemukan. Tapi ada beberapa hal baru yang ditemukan, salah satyunya adalah tentang adanya siswa yang bisa mengkonsumsi ikan dan yang tidak, dan itu sedang dilakukan pendataan sehingga ke depan mungkin bisa diberikan dalam bentuk olahan lin tapi tetap berbahan ikan, seperti nugget dan jenis lainnya,'' kata dia.
Untuk pengadaan pada hari ini, dijelaskan Helin, pihaknya masih menggunakan jasa katering.
''Saat ini kan dapur umum kan belum siap untuk prasarananya, jadi kita menggunakan katering untuk saat ini,'' kata dia.(R04)
Listrik Indonesia

