BIKIN GELENG KEPALA... Pekanbaru Punya 90 Bus Transmetro, Hanya 23 Yang Beroperasi, Sisanya ...

BIKIN GELENG KEPALA... Pekanbaru Punya 90 Bus Transmetro, Hanya 23 Yang Beroperasi, Sisanya ...

PEKANBARU  (RIAUSKY.COM)-  Kondisi ini memang sungguh miris dan memprihatinkan. Di tengah gencarnya upaya pemerintah untuk menyosialisasikan pemanfaatan sarana transportasi umum massal, Pemerintah Kota Pekanbaru malah menyia-nyiakan armada bus trans metro yang dimiliki.

Dari sebanyak 90 unit armada yang dimiliki Pemko, ternyata hanya sebanyak 23 unit saja yang dioperasikan. 

Sedangkan sisanya teronggok  tak bergerak di   Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS).

Ironisnya lagi, sebagian besarnyaa ternyata  dalam keadaan rusak.

Kondisi ini terpantau oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang melakukan peninjauan langsung kondisi bus-bus bantuan dari pemerintah pusat tersebut  di terminal terbesar di wilayah Sumatera ini. 

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho pun tak bisa  menutupi kekecewaannya mendapati kondisi tersebut.

Dia pun mengungkapkan kekecewaannya usai mendapati puluhan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) tidak beroperasi dan tidak terurus. 

Agung mendapati kondisi sejumlah Bus TMP yang terparkir di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) dalam keadaan rusak. Agung sempat memeriksa sejumlah kondisi Bus TMP yang 'teronggok' di sana. 

 Agung mengaku miris melihat kondisi Bus TMP yang tidak bisa memberi pelayanan ke masyarakat itu.

"Saya kecewa. Karena sebanyak itu bus 90 unit, ternyata yang jalan 23 unit. Tentu saya kecewa," ujar Agung Nugroho, Senin (14/4/2025).

Menurutnya, dengan jumlah bus sebanyak itu seharusnya semakin maksimal melayani masyarakat Pekanbaru yang ingin mengakses transportasi umum. 

Namun kenyataannya, lebih banyak yang tidak beroperasi ketimbang yang beroperasi. Agung menegaskan tidak akan tinggal diam, dan akan mengevaluasi pengelola Bus TMP. 

"Dalam waktu dekat saya akan evaluasi. Bus seperti apa, kegunaannya seperti apa. Apakah saya harus ganti Kabid atau yang lainnya," tegas Agung. 

Sementara, untuk Bus TMP yang dalam kondisi rusak dikatakan Agung harus diperbaiki. Kalau tidak bisa diperbaiki, maka bus tersebut harus dijual. 

"Kita akan lihat nilainya dulu. Kita bedah satu per satu. Anggaran itu ada Rp33 miliar," jelasnya.(R06)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional