PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Bumi Lancang Kuning diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial yang menyentuh hati. Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau memanfaatkan momentum suci ini untuk berbagi kebahagiaan dengan menyembelih dan menyalurkan total 195 ekor hewan kurban.
Menariknya, distribusi daging kurban kali ini didesain secara masif agar mampu menjangkau masyarakat yang berada di kawasan pelosok dan terjauh di Provinsi Riau.
Ratusan hewan kurban tersebut terdiri dari 149 ekor sapi dan 46 ekor kambing yang dihimpun dari berbagai unsur kepolisian. Secara rinci, keluarga besar Mapolda Riau menyumbangkan 49 ekor sapi dan 8 ekor kambing, sementara 100 ekor sapi serta 38 ekor kambing lainnya merupakan bentuk partisipasi aktif dan sinergi dari seluruh Kepolisian Resor (Polres) jajaran se-Riau.
Suasana khidmat dan penuh kebersamaan begitu terasa sejak pagi hari di Markas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, pada Rabu (27/5). Usai melaksanakan ibadah Shalat Iduladha bersama personel dan masyarakat sekitar, prosesi penyerahan serta penyembelihan hewan kurban langsung dipusatkan di area Mapolda dengan menerapkan protokol pelaksanaan yang tertib.
Mewakili Kapolda Riau yang sedang berangkat ibadah haji, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi mengungkapkan bahwa esensi ibadah kurban tahun ini merupakan wujud konkret dari semangat kepedulian sosial korps kepolisian terhadap masyarakat. Bagi instansi Polri, momen keagamaan ini menjadi jembatan spiritual untuk mempererat hubungan kemanusiaan dan empati antar sesama.
"Iduladha merupakan momentum yang sarat dengan nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Melalui ibadah kurban, kita diajarkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus menumbuhkan keikhlasan dalam berbagi," ujar Brigjen Pol Hengki Haryadi di sela-sela memantau kegiatan.
Jenderal bintang satu tersebut juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia kurban serta polres jajaran yang telah bekerja keras. Berkat persiapan yang matang, manajemen pemotongan hingga sistem logistik distribusi dapat berjalan optimal demi memastikan hak-hak masyarakat yang membutuhkan terpenuhi secara tepat sasaran.
Hengki menegaskan bahwa orientasi pembagian daging kurban tahun ini sengaja digeser agar tidak hanya menumpuk di area perkotaan saja. Melalui jaringan bhabinkamtibmas dan personel polres di daerah, paket-paket daging kurban dikirim langsung menembus batas-batas geografis menuju desa-desa terpencil yang jarang tersentuh bantuan.
Sebelum menutup arahannya, Wakapolda menitipkan pesan penting agar seluruh rangkaian pemotongan hewan wajib berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan syariat Islam, tanpa melupakan aspek kesehatan serta higienitas daging. Ia berharap keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam hal keikhlasan dapat melekat erat di dada setiap personel dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.(*)
Listrik Indonesia

