PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Bagi masyarakat Riau, khususnya di Kota Pekanbaru, biaya untuk membeli air, khususnya untuk kebutuhan minum cukup besar.
Namun, biaya tersebut sebenarnya bisa ditekan dengan beralih dengan menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Siak.
Dengan hanya membayar Rp9.000 per kubik, warga Pekanbaru sudah bisa mendapatkan layanan air bersih dan bisa diminum di dalam rumah, tak harus menyediakan galon tapi cukup dengan membuka keran.
Direktur Perumda Tirta Siak, Agung Anugrah yang ditemui disela Rapat Forum Konsultasi Publik dalam Rangka penyusunan RPJMD Pekanbaru 2025-2029 dan Musrenbang 2026 di Perkantoran Tenayan, Rabu (16/4/2025) mengungkapkan, tarif air yang diberikan oleh Perumda Tirta Siak kepada masyarakat sangat menguntungkan.
''Asumsinya begini. kalau kita beli air galon, per galonnya berisi 19 liter dengan harga Rp4.000 per galon. Bila beli 2 galon, maka mendapatkan 38 liter dengan biaya Rp8.000. Sementara, bila berlangganan air Perumda Tirta Siak, Rp9.000 itu mendapatkan 1 kubik air, atau setara dengan 1.000 liter,'' ungkap Agung.
Agung, kepada riausky.com juga menjelaskan saat ini, banyak sekali perkembangan dari progres kerja yang dihasilkan, termasuk untuk kualitas air yang dihasilkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, disebutkan dia, kualitas air yang dihasilkan oleh Perumda Tirta Siak sudah memenuhi standar Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dan sudah dilakukan pengujian melalui Laboratorium Dinas Kesehatan.
''Air yang didistribusikan Perumda Tirta Siak, sudah sesuai dengan standar Peraturan Menteri Kesehatan, dimana ada 5 parameter utama, yakni PH, kekeruhan, warna dan kandungan mineral,'' ungkap dia.
Dan itu setiap bulannya dilakukan pengujian terhadap kualitas dan dilakukan audit.

Direktur Perumda Tirta Siak Agung Anugrah
Secara internal pun, setiap 2 jam sekali kita lakukan uji lab secara mandiri untuk memastikan kualitas air yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas sebelum disalurkan ke sambungan rumah pelanggan.
''Tiap bulan kita diuji dan diaudit dan setiap 2 jam sekali kita lakukan uji lab secara mandiri untuk memastikan kualitas air yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas sebelum disalurkan ke sambungan rumah pelanggan,''jelas Agung.
Dia mencontohkan berkaitan dengan PH. ''Parameter kelayakan PH itu sesuai dengan Permenkes adalah 6,5 sampai 8,5. Sementara PH dari air yang kita distribusikan berkisar 7-7,5. kondisi ini masih lebih baik dibandingkan PH air tanah di Pekanbaru yang kebanyakan berada di bawah 6,5,'' kata dia.
Selain itu, Agung juga menjelaskan bahwa air yang dihasilkan oleh Perumda Tirta Siak sudah jernih, dengan tingkat kekeruhan berada di nol koma. Sementara standar Kemenkes untuk Naturability (Ntu) yang diperkenankan adalah di bawah 15.
''Artinya, untuk tingkat kekeruhannya sudah jernih,'' kata dia.
Begitu pun untuk standar warna, bila Kemenkes menetapkan standarnya harus di bawah 5, maka yang dihasilkan oleh Tirta Siak kini sudah di nol koma, artinya sudah sangat tidak berwarna.
Pada beberapa parameter lainnya pun, sebut Agung, air yang dihasilkan Perumda Tirta Siak sudah sangat memenuhi standar kesehatan.
Karena itulah, Agung pada kesempatan itu juga mengajak masyarakat Kota Pekanbaru untuk segera beralih untuk menggunakan layanan air bersih dari Sarana Pengolahan Air Minum (SPAM) yang dihasilkan Perumda Tirta Siak.
''Untuk digunakan sebagai air minum pun saat ini, air yang kita hasilkan sudah bisa. Karena itu, tidak perlu ragu,'' ungkap dia.(R04)
Listrik Indonesia

