PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Wali kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akan mengundang masyarakat Kota Pekanbaru ke Kediamannnya menjelang bulan Ramadhan 1437 Hijriah.
Setidaknya, sebanyak 8.000 kain sarung akan dibagikan oleh Wali kota Pekanbaru akan dibagikan selama empat hari, mulai tanggal 31 Mei hingga 4 Juni 2016 mendatang.
Kepala Bagian Kesra Kota Pekanbaru Idrus, mengungkapkan, jelang masuk bulana puasa, walikota akan mengundang masyarakat Pekanbaru untuk hadir ke kediaman dinasnya dalam rangka silaturahmi menyambut bulan Ramadhan. Di acara inilah setiap tamu yang hadir di kediaman dinasnya akan mendapatkan bingkisan berupa kain sarung.
"Tidak seluruhnya masyarakat kita kasih. Paling hanya RT, RW, tokoh masyarakat, pengurus lembaga dakwah, mubalig, organisasi keagamaan, termasuk remaja dan pengurus masjid," katanya, pada Rabu 25 Mei 2016.
Lelang pengadaan kain sarung yang diumumkan di website resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Pekanbaru sudah didapatkan pemenang proyeknya. Yakni CV Bumi Melayu dengan anggaran sebesar Rp 629 juta lebih.
Sebelumnya proyek pengadaan kain sarung ini memuai kecaman dari sejumlah masyarakat Pekanbaru. Mereka menilai anggaran yang digunakan untuk pengadaan kain satung ini cukup fantastis. Sebelum dilakukan rasionalisasi anggaran pengadaan kain sarung saat itu mencapai Rp 1 miliar lebih.
Sempat menghilang, lelang pengadaan kain sarung kembali muncul di website resmi LPSE Kota Pekanbaru. Namun kali ini nilainya tidak sefantastis sebelumnya. Jika sebelumnya lelang pengadaan kain mencapai Rp 1 Miliar lebih, kali ini lelang pengadaan kain sarung dipangkas menjadi Rp. 640 juta. Sudah dua peserta yang mendaftar untuk mengikuti lelang pengadaan proyek pengadaan kain sarung ini.
Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 780 Juta. Sebelumnya, lelang pengadaan kain sarung sempat menjadi sorotan publik karena nilainya yang cukup fantastis, yakni Rp 1,07 miliar. Lelang pegangadaan kain sarung yang sudah muncul di LPSE Pekanbaru tersebut tiba-tiba menghilang dari lama website LPSE.
Menurut keterangan Idrus, pengurangan anggaran dari Rp 1 Miliar lebih menjadi Rp 640 Juta bukan karena proyek ini menjadi sorotan publik. Namun pengurangan tersebut akibat adanya rasionalisasi 40 persen. Sehingga pihaknya mengaku terpaksa mengevaluasi dan menarik kembali lelang yang sudah diumumkan di laman website resmi LPSE Pekanbaru tersebut.
"Dasarnya karena ada rasionaliasi 40 persen dari anggaran sebelumnya," katanya.
Seperti diketahui, pemerintah Kota Pekanbaru melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tahun ini kembali menganggarkan proyek pengadaan kain sarung dengan nilai yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp 1 Milyar lebih. Lelang proyek pengadaan kain sarung tersebut sudah dibuka secara resmi di website lpse.pekanbaru.go.id.
Dilaman web resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Pekanbaru jelas tercantum pengumuman proyek lelang pengadaan sandang bahan kain sarung tersebut. Nilainya sebesar Rp. 1.072. 800.000. (R05)
Listrik Indonesia

