WARNING! Kualitas Udara Pekanbaru Mulai 'Tidak Sehat'

WARNING! Kualitas Udara Pekanbaru Mulai  'Tidak Sehat'
Tangkapan layar kualitas udara Pekanbaru Rabu (23/7/2025) pukul 09.00 WIB pagi ini.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih terus berfluktuasi seiring dengan tingginya kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah di Provinsi Riau.

Bila pada pukul 00.00 WIB dinihari tadi kualitas udara di Pekanbaru terpantau memburuk (tidak sehat), dimana kualitas udara berkisar 69,5  µg/m³ (mikrogram per meter kubik), pada pagi hari ini, sekitar pukul 09.00 WIB, angka kualitas udara sedikit membaik, menjadi sedang  dengan indeks partikulat di 46,7 µg/m³.

Angka kualitas udara ini terus bergerak dari waktu ke waktu. Dan BMKG terus merilis data secara real time.

Dirilis dari data BMKG untuk wilayah Pekanbaru, kualitas udara 'tidak sehat' terpantau pada pukul 00.00 WIB (69,5µg/m³/tidak sehat), pukul 01.00 WIB (58,6 µg/m³/tidak sehat), pukul 02.00 WIB 
(31,9 µg/m³ /sedang), pukul 03.00 WIB (32,8 µg/m³ /sedang), pukul 04.00 WIB (62,9 µg/m³ /tidak sehat), pukul 05.00 WIB (65,2 µg/m³ /tidak sehat), pukul 06.00 WIB  (48,1 µg/m³/sedang), pukul 07.00 WIB (57,4 µg/m³ /tidak sehat), pukul 08.00 (62,5 µg/m³ /tidak sehat, pukul 09.00 WIB (46,7 µg/m³ /sedang).

Mengacu standar,  pengukuran kualitas udara partikulat mengacu pada batas konsentrasi partikel udara tertentu (PM10 dan PM2.5) yang diizinkan dalam udara ambien, yang ditetapkan untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

PM10 artinya,  Partikel udara dengan diameter 10 mikrometer atau kurang, sementara PM2.5 artinya Partikel udara dengan diameter 2.5 mikrometer atau kurang.

PM2.5 dianggap lebih berbahaya karena ukurannya yang lebih kecil memungkinkan mereka untuk terhirup lebih dalam ke paru-paru dan masuk ke aliran darah.

Dikutip dari BMKG, kualitas udara dinyatakan 'baik' dalam rentang 0-15,5 µg/m³.

Dikatakan 'sedang'  dalam rentang 15,6-55,4 µg/m³,

Dinyatakan 'tidak sehat' dalam rentang 55,5-150,4 µg/m³,

'Sangat tidak sehat'  dalam rentang 150,5-250,4 µg/m³

serta dikatakan 'berbahaya' bila sudah mencapai 250,5 µg/m³.

Terkait kondisi kualitas udara yang mulai tidak sehat, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk mengurangi intensitas kegiatan di luar ruangan atau menggunakan masker.

Imbauan itu disampaikan Sekretaris DInas Kesehatan Kota Pekanabaru, dr. Fira Septiyanti, Rabu (23/7/2025).

Dia juga mengimbau masyarakat untuk memperbanyak mengkonsumsi air putih dan menjaga kebersihan lingkungan.(R06)

 

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional