PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Perkembangan teknologi telekomunikasi dewasa ini nyaris tak menyisakan jarak antar masyarakat.
Ruang-ruang digital yang tampil lewat platform media sosial seperti youtube, instagram, whatsapp, facebook, threads dan lainnya seolah menjadi ceruk bagi publik, bukan saja sekadar bisa mendapatkan informasi, namun juga cepat dan tanpa batas.
Ya, kini dunia memang hampir nyaris tanpa pintu dan jendela. Semua bisa berseliweran kapan pun, bahkan ketika kita sedang tertidur.
Karena itu juga, para penyedia layanan telekomunikasi khususnya internet saat inipun terus berlomba menghadirkan kualitas layanan yang dari hari ke hari semakin cepat, ringan dan mudah diakses di manapun.
Di Tanah Air, Telkomsel adalah salah satu penyedia layanan telekomunikasi yang nyaris tak pernah berhenti melakukan inovasi terhadap jenis dan kualitas layanan.
Dimulai dari layanan voice (suara) dan message (pesan), Telkomsel menghadirkan 2G, 3G, 4G, 4G LTE hingga yang terbaru saat ini 5G.
Sebuah revolusi teknologi telekomunikasi yang tentunya tidak mudah dan murah untuk mengadaptasi kebutuhan masyarakat, khususnya pelanggan.
Konsistensi dan ketangguhan untuk tetap memberikan layanan terbaik itu juga yang kemudian sampai hari ini menjadikan Telkomsel menjadi satu-satunya yang terluas dan terbesar dan menjadi pemimpin industri telekomunikasi nasional.
Telkomsel juga menjadi operator pertama di Tanah Air menggunakan jaringan internet 5G yang kini sudah bisa dimanfaatkan oleh publik di hampir seluruh wilayah, khususnya kota-kota besar.
Hingga periode Juni 2025 lalu, setidaknya Telkomsel telah mengoperasikan tak kurang dari 3.000 base transceiver station (BTS) 5G di 56 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, tak terkecuali di wilayah Sumatera.
--------
5G Telkomsel Bikin Pekanbaru Hidup Siang Malam
Ike adalah salah seorang akuntan yang sehari-hari bekerja dalam layanan perpajakan di Kota Pekanbaru.
Namun, dia juga memiliki hobi lain di luar dunia kerja, yakni sebagai konten kreator.
Hampir setiap hari, tak kenal siang atau pun malam, Ike memanfaatkan waktu senggang untuk membuat konten media sosial maupun streaming.
Ketersediaan perangkat telekomunikasi yang dimilikinya, Iphone 14 Pro diakui dia sangat mendukung untuk menghasilkan konten-konten yang bisa dilihat oleh publik.
Awalnya, sebut dia, hobi baru ini dia lakukan semata untuk mendokumentasikan foto maupun video yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak.
Namun, belakangan, hobi itu berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih produktif, dan bisa dinikmati oleh masyarakat banyak, baik dalam kerangka edukasi maupun hiburan.
Setiap harinya tak kurang dari dua video dia posting ke laman media sosial miliknya.
''Tak cuma di instagram, tiktok, youtube pun dirambahnya demi bisa mendalami hobi barunya tersebut.
Dia tidak menafikan, untuk melakukan upload data maupun video, dibutuh jaringan telekomunikasi yang baik dan stabil.
Karena, itu akan berkaitan dengan kecepatan dalam proses pengunduhan maupun pengiriman data ke platform media sosial yang dia miliki.
Senangnya, sebut Ike, semenjak awal menggunakan telepon seluler, dia sudah menggunakan kartu Telkomsel.
''Semenjak kuliah sudah pakai kartu Telkomsel. Sampai hari ini masih setia menggunakan layanan Telkomsel,'' kata dia.
Karena itu juga, lanjut dia, ketika platform media sosial berkembang pesat, di mana pun berada, dia bisa selalu mengakses informasi apapun, maupun melakukan upload data tanpa mengalami kesulitan.
''Ya, sampai ke kampung pun, tak ada masalah, karena jaringan Telkomsel juga ada di kampung kami,'' jelas dia.
Namun, dia memang mengaku sebelumnya tidak terlalu aware dengan kemajuan teknologi telekomunikasi, khususnya yang berkaitan dengan jaringan.
Peran besar dari kemajuan teknologi jaringan telekomunikasi ini baru dia pahami semenjak kemunculan teknologi 4G beberapa tahun lalu. Namun, itu pun tidak terlalu menjadi fokus perhatiannya sebagai pengguna.
Pengalaman saat meng- upload video saat berada di Mal Living World beberapa bulan lalu lah yang kemudian membuatnya mulai aware dengan kemajuan teknologi telekomunikasi yakni 5G.
Ike menjelaskan, saat berada di Mal yang terletak di salah satu kawasan bisnis terpadat di Kota Pekanbaru itu, dia meng-upload video, dimana proses pengiriman datanya sangat cepat.
Dan disela pengiriman data yang sangat cepat itu, dia baru menyadari kalau saat itu, di sudut layar ponsel pintarnya itu, muncul tulisan 5G.
''Biasanya, kalau di rumah yang masih ada proses yang butuh waktu beberapa saat. Namun saat di LW (Living World) itu memang sangat kencang dan langsung terproses, dan saya melihat di sudut atas ponsel saya tulisan 5G,'' ungkap dia.
Ike mengakui memang sudah mengaktivasi perangkat Iphone 14 pro miliknya dengan fasilitas 5G.
''Dulu memang belinya karena gambarnya lebih bagus dan tidak pecah saat di upload ke media sosial, selain itu juga ada 5G nya,'' ungkap dia lagi.
Dari proses upload video di Mal tersebut juga, lanjut Ike, kemudian dia tahu bagaimana keunggulan dari penggunaan fasilitas 5G Telkomsel.
''Memang cepat ya. Yang pasti tidak ada buffering atau lagging,'' tegas dia.
Dia mengakui, di tengah kesibukan saat ini, banyak di antara pengguna ponsel bahkan kurang menyadari perkembangan teknologi telkomunikasi yang mereka gunakan. Tak terkecuali juga dirinya pada awalnya.
Dia nyaris tidak terlalu memperhatikan jenis layanan apa yang digunakan pada saat itu. Karena, layaknya kebanyakan pengguna, tidak akan bertanya ketika jaringan itu lancar atau tidak lelet.
''Ya, biasakan, pelanggan itu ributnya ketika ada gangguan, ketika semua baik-baik saja, lancar-lancar saja dan cepat, kita kan jarang mengulik-ulik handphone,'' ungkap dia sembari tertawa.
Tak hanya di sekitaran Mal Living World, Ike juga mengaku sudah bisa memanfaatkan jaringan 5G Telkomsel yang super cepat di beberapa kawasan lain di wilayah Pekanbaru yang terlihat dari tampilan di layar gawai pintarnya.
''Baru-baru ini, ketika melintas di Jalan Riau, di seputaran Mal Ciputra dan Hotel Novotel, saya melihat di sudut layar handphone juga muncul tulisan 5G, sepertinya Telkomsel juga sudah menghadirkan di seputar kawasan tersebut,'' ungkap dia.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna dalam momen perayaan 30 tahun Telkomsel di Batam periode Juni 2025 lalu mengungkapkan, Telkomsel terus melakukan ekspansi secara masif terhadap jaringan 5G-nya. Bahkan, saat ini, pada beberapa kota, sudah tersambung secara contiguous.
Itu semua, sebut dia, merupakan upaya agar manfaat jaringan 5G Telkomsel bisa dinikmati semua orang, setiap rumah maupun kegiatan bisnis, sehingga bisa mendukung pada percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus transformasi digital.
Dan kota-kota seperti Batam, Medan, Pekanbaru, Palembang dan kota-kota utama lainnya di Sumatera menjadi target penetrasi 5G Telkomsel.
Lebih jauh, Corporate Communication Telkomsel Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) Dwipanca Adi, di Pekanbaru mengungkapkan, saat ini Telkomsel terus mengingkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan menghadirkan sisi layanan terbaik.
Salah satunya, sebut Adi, adalah perluasan jangkauan layanan 5G.
Saat ini, kata Adi, setidaknya sudah ada beberapa spot dimana masyarakat Pekanbaru bisa mendapatkan fasilitas 5G Telkomsel.
Di antaranya adalah di sekitaran Telkomsel Smart Office/ Pekanbaru Centrum di Jalan Sudirman, kemudian di Jalan Diponegoro sekitaran Radio Aditya, Simpang Tuanku Tambusai-SKA, kawasan di sekitar Hotel Premiere Sudirman juga di Sukaramai Trade Center.
Fasilitas 5G ini terus dikembangkan oleh Telkomsel dalam upaya meningkatkan kualitas layananan dan kepuasan pelanggan.
Bagi Ike, tentunya, tersedianya spot jaringan 5G yang semakin banyak akan sangat mendukung pada aksesibilitas komunikasi publik di Kota Pekanbaru yang merupakan salah satu sentra pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Sumatera, tempat dia bermukim.
Dengan jumlah penduduknya yang sudah mencapai 1,2 juta jiwa, Pekanbaru menjadi salah satu kota dengan aktivitas terpadat di wilayah Riau, tidak hanya pada siang, namun juga malam hari.
Kepadatan tersebut tidak hanya terasa pada ruang-ruang publik terbuka, namun juga di ruang virtual seperti media sosial yang nyaris tak pernah henti menyajikan informasi seputar tumbuh kembang kota ini.
Dan ketersediaan jaringan telekomunikasi yang andal seperti yang dihadirkan Telkomsel lewat 5G-nya, tentunya akan menjadi solusi dalam menjawab tantangan penggunaan teknologi telekomunikasi dan informasi bagi masyarakat di kota ini.
--------
5G Telkomsel Dukung AI dengan Teknologi Tercepat
Bagi para konten kreator seperti youtuber, penggiat media sosial dan pengguna layanan artificial intelligence (AI) yang menggunakan fasilitas pengiriman data, tentunya kehadiran layanan 5G menjadi sesi baru dari penggunaan layananan telekomunikasi yang lebih baik, karena lebih cepat, lebih ringan dan lebih responsif.
Kebutuhan itu jugalah yang kemudian difasilitasi oleh Telkomsel lewat layanan Hyper 5G Telkomsel.
Hyper 5G Telkomsel adalah jaringan 5G dari Telkomsel yang menyediakan fasilitas layanan internet lebih cepat dan lebih stabil.
Karena itulah, Hyper 5G sangat mendukung untuk pelanggan yang aktif melakukan streaming, gaming, scroll social media hingga kebutuhan download file lebih cepat.
Layanan 5G Telkomsel beroperasi pada frekuensi n40 (2.300 MHz) dan n1 (2.100 MHz), dan ini memastikan performa optimal di cakupan wilayah yang telah ditentukan.
Dikutip dari laman resmi Telkomsel, Hyper 5G Telkomsel ini menawarkan koneksi data yang 20 kali jauh lebih cepat, sehingga mendukung proses download (pengunduhan) maupun streaming yang lebih lancar, tanpa lagging maupun buffering.
Selain itu, Hyper 5G Telkomsel juga 10 kali lebih responsif, karena menghadirkan layanan dengan latensi sangat rendah.
Hyper 5G Telkomsel juga bisa menghubungkan lebih banyak perangkat tanpa membuat koneksi internet menjadi lemot.
Artinya, bila berada dalam satu komunitas publik atau pun keluarga, layanan internetnya bisa dinikmati untuk berbagai keperluan secara bersamaan tanpa mengganggu satu sama lain.
Telkomsel mengeklaim sinyal 5G bisa memberikan kecepatan download hingga 400Mbps untuk Orbit dan hingga 750Mbps untuk mobile.
Namun, rata-rata pengalaman download bisa mencapai kecepatan hingga 100Mbps – 250Mbps, tergantung pada kualitas sinyal, kapabilitas perangkat 5G yang digunakan, dan kepadatan pelanggan 5G di lokasi tersebut.****
Penulis: Buddy Syafwan
Media: riausky.com

