PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Mendorong percepatan penanggulangan stunting di tengah masyarakat, TP PKK Pekanbaru bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan kembali menyalurkan bantuan untuk keluarga anak stunting. Rabu (6/8/2025).
Penyaluran bantuan dilakukan di Kelurahan Sialang Sakti, masing-masing di Jalan Rinjani dan Jalan Singgalang III di Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung Ketua TP PKK Pekanbaru Hj Sulastri Agung Nugroho didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan H Maisisco juga Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluraga Berencana Muhammad Amin.
Hj Sulastri mendatangi satu per satu rumah dari anak penderita stunting dalam upaya melihat langsung kondisi dari anak dan keluarganya.
Ini, sebut Sulastri penting mengingat peran pemerintah dalam melakukan intervensi tidak terlepas dari kondisi yang ada dari keluarga dan lingkungannya.
Pada anak pertama, Ahmad Maulana Malik (1,5) yang dikunjungai di Jalan Rinjani, Hj Sulastri mendapati bahwa kondisi anak terindikasi stunting karena susah makan. Karena itulah, dia mngajak orang tua untuk terus gigih dan tekun untuk memenuhi kebutuhan gizi pada anak.
Dengan bantuan berupa beras, telur, susu, kacang hijau dan daging, dia harapkan orang tua dapat lebih semangat dalam memenuhi kebutuhan makanan anak.
Sulastri juga mengajak orang tua anak untuk fokus dulu dalam mengatasi permasalahan anak dengan memperhatikan masalah tumbuh kembang, berat badan dan kesehatannya.
''Jadi ibu, harus rajin datang ke Posyandu. Jangan ditunggu petugas Posyandu yang datang.
Sulastri juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada petugas pendamping dan tenaga dokter yang selama ini terus berjuang untuk menekan kasus stunting di Pekanbaru.
Sulastri optimis, stunting yang ada di Pekanbaru bisa diatasi bila kolaborasi dari semua pihak mendukung pada upaya pengentasannya.
Sementara itu, Kepala DKP Pekanbaru H Maisisco menyebutkan, bantuan yang diberikan berupa susu formula, beras, kacang hijau, telur dan daging merupakan upaya intervensi yang dilakukan pemerintah Kota melalui DKP Pekanbaru untuk penanggulangan stunting.
Dia berharap bantuan apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung percepatan anak keluar dari kondisi stunting.
Bantuan ini akan disalurkan secara berkala dan akan dilakukan pemantauan terhadap kondisi perkembangan anak selama beberapa bulan ke depan hingga dipastikan anak keluar dari kondisi stuntung maupun gizi buruk.
Sebagaimana diketahui, bahwa di Kota Pekanbaru, ada tak kurang dari 200 orang anak dalam kondisi stunting dengan berbagai latas permasalahan yang melatarinya. Terkait itu juga, Pemko Pekanbaru akan menyisir seluruh wilayah kelurahan melalui RT dan RW untuk memastikan ke depan, tidak ada lagi anak-anak dengan kondisi stunting lewat upaya untesvensi yang dilakukan.(R04)
Listrik Indonesia

