Lautan Warga Warga Serbu Serbu GPM Serentak di 15 Kecamatan di Pekanbaru

Lautan Warga  Warga Serbu Serbu GPM Serentak di 15 Kecamatan di Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru saat meninjau stand penjualan aneka bahan pangan di lokasi GPM di Jalan Taman Karya Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tuah Madnai Pekanbaru, Sabtu (30/8/2025).

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Ribuan  warga Kota Pekanbaru tumpah ruah memanfaatkan momen belanja bahan kebutuhan pangn rumah tangga pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan serentak di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru, Sabtu (30/8/2025).

Hanya dalam hitungan 2 jam, seluruh komoditas pangan yang disediakan habis diborong oleh warga.

Dari laporan yang diterima, dari 15 lokasi pelaksanaan GPM, sekitar 12 di antaranya sukses membukukan penjualan yang luar biasa.

Untuk beras SPHP, dari 20 ton beras yang disediakan di 15 lokasi, hampir seluruhnya habis terjual. Begitu juga dengan minyak goreng minyakita dan gula.

Dengan harga yang relatif jauh lebih murah dari pasar, seluruh pasokan bahan pangan yang disediakan sebentar saja langsung habis. Animo masyarakat untuk berbelanja sangat tinggi.

Seperti halnya di Lapangan Ligako, Jalan Taman Karya, Kecamatan Tuah Madani, hanya dalam hitungan kurang dari 1 jam, sejumlah komoditas pangan yang disediakan, seperti telur, bawang, cabai, gula, habis terjual.

Sementara untuk penjualan beras SPHP, total penjualan juga sampai membludag. Hingga pukul 11.30 WIB, atrean warga yang hendak berbelanja nyaris tak putus.

Tak hanya membeli beras, warga juga rela antre panjang semenjak pagi hingga menjelang siang hari untuk mendapatkan minyak goreng Minyakita dan gula.

Kepala DKP Pekanbaru Dr. H, Muhmmad Jamil  saat memberi sambutan.

Sementara itu, di lokasi lain, seperti di Rumbai Timur, Kulim, Rumbai Barat, Sukajadi dalam 2 jam, total 4 ton komoditas pangan yang disediakan juga langsung habis dibeli warga.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang melihat langsung bagaimana antusiasnya masyarakat dalam berbelanja menyebutkan bahwa GPM serentak ini adalah upaya pemerintah untuk menstabilkan harga pangan  sekaligus membantu masyarakat mendapatkan komoditas pangan dengan harga lebih murah dan lebih terjangkau.

Dia mengaku senang karena kegiatan ini mendapat sambutan dari masyarakat. 

Meski jumlah stok yang disediakan tidak cukup banyak dinadingkan animo masyarakat yang hendak berbelanja, namun dia berharap sedikit banyaknya, pelaksanaan GPM ini akan mampu membantu masyarakat.

Diakui Wali Kota Agung, kondisi ekonomi saat ini memang berat, namun, dia yakin kalau pelaksanaan GPM ini akan cukup membantu masyarakat, khususnya yang bderpenghasilan rendah.

Agung menjelaskan, bahwa Pemko Pekanbaru terus berupaya untuk menjaga stabilitas ekonomi, salah satunya dengan mengupayakan inflasi yang terkendali. Hal tersebut pun ternyata gayung bersambut dengan respon pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan Pekanbaru penghargaan sebagai daerah dengan upaya pengendalian inflasi terbaik di Indonesia.

''Penghargaan ini diberikan karena Pemko Pekanbaru dinilai berhasil mengendalikan harga komoditas pangan yang berdampak pada terkendalinya inflasi di Kota Pekanbaru,'' kata dia.

Antrean warga membeli beras SPHP, minyak goreng yang disediakan Perum Bulog di lokasi GPM.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Dr. Muhammad Jamil mengungkapkan pada pelaksanaan GPM serentak ini, totalnya ada 20 ton komoditas pangan beras yang yang disediakan, serta sebanyak 10 ton lebih minyak goreng juga gula, cabai, bawang merah, bawang putih, tepung dan beberapa komoditas lainnya.

Komoditas tersebut bisa di dapatkan di seluruh kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Dia juga menjelaskan, harga komoditas pangan yang disediakan pada pelaksanaan GPM serentak yang juga dilaksanakan di seluruh Tanah Air ini lebih murah 10-25 persen dibandingkan dari harga pasar.

''Jadi harga komoditas di GPM ini lebih murah 10-25 persen dari harga pasar,'' ungkap Jamil.

Dia menjelaskan, dengan harga yang ditawarkan ini, diharapkan  akan mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan memciptakan kemitraan antar pelaku usaha, petani dalam mendukung terciptanya ekosistem pangan yang positif dan mendukung untuk kemudahan masyarakat dalam menjangkaunya.(R06)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional