Sepanjang Agustus, Pekanbaru Alami Inflasi 0,84 Persen

Sepanjang Agustus, Pekanbaru Alami Inflasi 0,84 Persen
tangkapan layar.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kota Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 0,84 persen pada periode Agustus 2025.

Inflasi ini relatif lebih tinggi dibandingkan periode Juli 2025 lalu, dimana laju inflasi berkisar 0,43 persen (mounth to mounth).

Dikutip dari laman Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru, pada periode Agustus 2025 ini, secara year on year, kenaikan inflasi juga cukup tinggi, yakni berkisar 3,34 persen atau melonjak tajam dibandingkan periode Juli 2025, dimana angka inflasi tercatat berkisar 2,10 persen.

Adapun indeks harga konsumen juga mengalami kenaikan yakni sebesar 109,36 atau lebih itnggi dibandingkan periode Juli 2025 lalu, yakni sebesar 108,45.

Kenaikan inflasi ini, masih dari data rilis BPS Pekanbaru disebabkan kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran.

Kelompok makanan dan minuman juga tembakau menyumbang inflasi sebesar 5,39 persen, kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,84 persen, perumahan, air dan listrik sebesar 0,52 persen, pendidikan sebesar 6,46 persen, penyedia makanan dan minuman/restoran 3,90 persen serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,44 persen.

Adapun untuk sektor pangan, penyumbang inflasi bersumber dari harga bawang merah sebesar 0,33 persen, daging ayam ras 0,16 persen, beras 0,13 persen, ayam hidup 0,13 persen, minyak goreng 0,10 persen, cabai merah 0,20 persen serta beberapa komoditas lainnya.

Sementara itu, dibandingkan dengan 4 kabupaten kota lainnya, Pekanbaru masih termasuk daerah dengan inflasi terendah di Riau.

Tercatat bahwa, Tembilahan mencatatkan inflasi tertinggi yakni sebesar 4,46 persen (y on y), Kampar 3,94 persen (y on y), Dumai 3,59 persen (y on y) serta Pekanbaru 3,34 persen (y on y).(R04)

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional