PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru akan melakukan revitalisasi Pasar Palapa di Jalan Durian Pekanbaru.
Rencananya, pasar milik Pemko Pekanbaru ini akan disulap tak hanya sebagai pasar, namun juga memiliki ruang terbuka hijau (RTH).
Rencana revitalisasi tersebut terungkap saat kunjungan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho ke Pasar Palapa, Rabu (10/9/2025) pagi tadi.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan, revitalisasi ini selain ditujukan untuk penataan dan memberikan kesan indah, juga untuk menarik minat masyarakat berkunjung dan berbelanja di pasar tersebut.
''Jadi Insya Allah tahun ini juga kita akan bangun ruang terbuka hijau di Pasar Palapa ini,''ungkap Wali Kota Agung.
Dia juga menjelaskan, di RTH ini, selain akan lebih hijau karena akan memiliki taman, juga akan disediakan sarana jogging track.
''Jadi nanti di sini, juga warga bisa berolahraga, sambil berbelanja,'' kata Agung yang saat itu juga didampingi Plt. Asisten II Ingot Ahmad Hutasuhud, Kadis Perkim Martin Manoluk, Kadis Ketahanan Pangan Muhammad Jamil, Kadis Pertanian Maisisco, Kadis Perindag Iwan Simatupang, Kadis Pemuda dan Olahraga Edwar Riansyah dan beberapa pejabat lainnya.
Bersamaan dengan kunjungan Wali Kota itu, sejumlah pedagang sempat menyampaikan keluhan terkait dengan sepinya kondisi pasar saat ini.
Salah seorang pedagang pakaian bahkan mengaku sudah selama 3 minggu terakhir tidak ada penjualan karena sepinya pembeli.
Dia berharap dukungan dari Wali Kota Pekanbaru untuk bisa membantu mempromosikan Pasar Palapa kepada masyarakat, sehingga bisa lebih ramai.
Wali Kota menyampaikan apresiasinya atas masukan pedagang, dan dia menjelaskan bahwa upaya revitalisasi pasar Palapa dengan menghadirkan ruang terbuka hijau ini juga diharapkan akan membuat kondisi pasar ini menjadi lebih ramai.
Pada kesempatan itu pedagang juga meminta dispensasi kepada Wali Kota untuk tidak dikenakan pungutan retribusi sampah dikarenakan sepinya kondisi pasar.(R04)
''Baru-baru ini ada imbauan dari LPS untuk retribusi sebesar Rp2.000 per hari kepada pedagang. Sementara penjualan kami di sini sepi. Kami minta, kalau bisa jangan dibebani lagi dengan biaya-biaya sampah ini,'' ungkap pedagang.
Wali Kota menjelaskan kalau pihaknya akan mempelajari kembali terkait informasi tersebut dan akan memberikan solusi segera kepada para pedagang yang memang kondisi penjualannya sepi.(R04)
Listrik Indonesia

