PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Ratusan warga yang umumnya adalah kaum ibu menyambut suka cita kehadiran Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di Jalan Budi Luhur, Kecamatan Tenayan Raya, Sabtu (20/9/2025).
Mereka memanfaatkan momen hari libur ini untuk berbelanja aneka kebutuhan pangan keluarga yang disediakan pada kegiatan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah Kota Pekanbaru dalam stabilisasi harga dan mendukung kemudahan aksesibilitas masyarakat di wilayah rentan rawan pangan.
Setidaknya total ada tak kurang dari 7 ton komoditas pangan disediakan pada kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Tuah negeri, Tenayan Raya ini. Masing-masing terdiri dari beras SPHP sebanyak 3 ton, beras anak daro sebanyak 500 kilogram, minyakita sebanyak hampir 1 ton, gula pasir sebanyak 500 kg, telur ayam ras sebanyak 300 papan, bawang merah sebanyak 150 kilogram, cabai merah sebanyak 100 kilogram, aneka pangan olahan sebanyak 50 kilogram, sayuran dan buah sebanyak 100 kilogram, frozen food sebanyak 100 kilogram, tepung sebanyak 200 kilogram.

Kepala DKP Muhammad Jamil melakukan monitoring pelaksanaan GPM di Jalan Budi Luhur, Tenayan Raya, Sabtu (20/9/2025)
Warga, sebagaimana diungkapkan Herman, salah seorang tokoh setempat mengaku sangat senang dengan pelaksanaan kegiatan Gerakan Pangan Murah oleh Pemko Pekanbaru yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) ini.
''Kami memang sudah lama meminta agar dilaksanakan kegiatan GPM ini di sini. Karena memang lokasi kita cukup jauh dari pasar. Banyak warga kita ini kan juga tidak punya kendaraan. Dengan adanya kegiatan GPM ini, mereka tidak perlu jauh-jauh berbelanja, dan yang pastinya, harga pangannya kan memang jauh lebih murah,'' ungkap dia.
.jpg)
Warga antre hendak berbelanja aneka bahan kebutuhan pangan keluarga di lokasi GPM di Jalan Budi Luhur Tenayan Raya, Pekanbaru, Sabtu (20/9/2025)
Dia menyebutkan, untuk berbelanja, biasanya warga di sekitar kawasan ini harus menempuh jarak sekitar 4 kilometer ke Pasar Tangor. ''Banyak juga warga kita ini yang tidak punya kendaraan, agak kesulitan untuk berbelanja. Senang sekalilah kami ada kegiatan ini di sini,'' kata dia.
Ungkapan bahagia juga disampaikan Dian Laia, salah seorang ibu rumah tangga yang membeli beras SPHP, telur,cabai merah, bawang juga tepung.
''Kalau seperti GPM ini senang sekali kami, karena memang harganya membantu sekali untuk warga. Kalau bisa sebulan agak dua kali lah dibuat seperti ini, jadi kami pun belanja bisa lebih hemat di ongkos dan murah pula harganya,'' kata dia.
Dia mencontohkan, kalau membeli beras SPHP itu di pasar sudah Rp65.000, sementara di lokasi GPM ini hanya Rp59.000, belum lagi minyak gorng yang hanya Rp14.000, telur juga murah, Rp47.000.
''Sangat membantu sekali bagi kami,''kata ibu muda ini.

Kepala DKP Pekanbaru, Dr.H. Muhammad Jamil bahkan tampak tak kalah semangat dibandingkan dengan warga yang hendak berbelanja. Bahkan, dia langsung melayani warga yang hendak membeli cabai, minyak goreng dan bawang.
''Ini kegiatan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Bagi pemerintah, GPM ini berperan dalam mendukung stabilisasi harga pangan. Bagi masyarakat di daerah ini, karena jauh dari pasar, tentunya ini mempermudah akses mereka dalam mendapatkan komoditas pangan,'' ungkap Jamil.
Dengan harga yang disediakan, lanjut Jamil, dia juga melihat masyarakat sangat senang. ''Alhamdulillah, respon masyarakat juga sangat baik. Ini sangat ramai sekali suasananya. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen GPM ini untuk membeli seperlunya,'' kata dia.
''Silakan dimanfaatkan momen ini untuk berbelanja, kita sediakan dengan harga yang lebih murah,'' ajak Jamil kepada warga yang hendak berbelanja.

Dari pantauan di lapangan, dari seluruh komoditas pangan yang disediakan, nyaris tak ada yang bersisa. Hampir seluruhnya ludes diserbu warga.
Umumnya warga memburu komoditas beras SPHP, cabai merah, bawang merah dan minyak goreng.
Pada kegiatan GPM ini, harga beras SPHP dijual seharga Rp59.000 per kemasan 5 kg, beras anak daro Rp72.000 per kemasan 5 kg, minyak goreng MINYAKITA Rp14.000 ker liter, gula Rp16.000 per kg, cabai merah Rp30.000 per 1/2 kg, bawang merah Rp10.000 per 1/2 kg, bawang putih Rp10.000 1/4kg, tepung terigu Rp11.000 per kg, telur Rp47.000 per papan.(R04)
Listrik Indonesia

