PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho melakukan inspeksi mendadak ke salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jlan Kereta Api, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (25/9/2025) siang tadi.
Inspeksi tersebut dilakukan sebagai langkah monitoring dan pengawasan terhadap keamanan pangan yang akan dikonsumsi masyarakat bersamaan dengan pelaksanaan peogram pemberian makanan bergizi gratis bagi siswa, ibu hamil dan menyusui maupun balita.
Tampak Wali Kota yang didampingi Pj. Sekretaris Daerah Zulhelmi Arifin, Asisten II Ingot Ahmad Hutasuhud, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhammad Jamil, Kadis Pendidikan Masykur Tarmizi juga didampingi Kordinator Regional KPPG Wilayah Riau melakukan pengecekan terhadap bahan makanan yang akan diolah, seperti sayuran, buah dan beras, termasuk bumbu-bumbu kering yang digunakan untuk mengolah makanan.
Selepas itu, Wali Kota mengecek kondisi kebersihan dapur tempat memasak makanan, pencucian termasuk kebersihan peralatan masak di SPPG tersebut.
Dari sana, Wali Kota masuk ke ruang pengemasan yang terletak di bagian terpisah.
Sementara di ruangan lainnya, petugas dari Balai POM, Dinas Kesehatan dan OKKPD Pekanbaru melakukan pemeriksaan terhadap bahan makanan yang akan diolah dan makanan yang sudah diolah.
Setelah sempat menunggu selama 10 menit, hasil dari pemeriksaan kualitas makanan akhirnya keluar. Dimana hasil pengecekan memastikan makanan yang telah diolah dipastikan aman dikonsumsi.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, selepas pemeriksaan oleh BPOM, Diskes dan OKKPD Pekanbaru mengungkapkan Sidak yang dilaksanakan ini dilakukan dalam upaya melakukan pengecekan dan pemantauan secara berkala terhadap aktivitas dapur pendukung program makan bergizi gratis.
''Kita sudah cek, dapur kering, dapur basah, tempat masak, bahkan tempat packing, semuanya dikelola dengan sangat baik dan higienis. Pola kerjanya sangat teratur, dan itu sangat baik,''ungkap Wali Kota.
Pada kesempatan itu juga Wali Kota mengaku senang, karena, dengan beroperainya dapur MBG ini, setidaknya membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, terkait dengan hasil pengecekan terhadap keamanan makanan yang disediakan, Wali Kota Agung mengungkapkan dari beberapa jenis tes yang dilakukan, semuanya hasilnya negatif.
''Apakah ada indikasi makanan ini bisa menyebabkan keracunan, ada formalin, dan lain-lain, semua sudah di tes dan hasilnya semua negatif. Aarinya, MBG di Kota Pekanbaru ini aman dans ehat untuk dikonsumsi,'' kata dia.
Agung juga memastikan untuk mencegah potensi terjadinya keracunan makanan, bahwa Pemko Pekanbaru akan melakukan pengecekan secara berkala.
''Kita lakukan itu minimal 2 bulan sekali atau 1 bulan sekali secara acak bersama BP POM dan Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan. Kalau ada indikasi menyebabkan keracunan atau membahayakan kesehatan anak-anak maka kita persilahkan proses secara hukum,'' kata dia.
''Namun, dari apa yang dilakukan tadi, sosialisasi dan edukasi tentang pengelolaan SPPG yng baik, kita harapkan tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,'' kata agung.(R04)
Listrik Indonesia

