Dibuka Ketua TP PKK Pekanbaru, DKP Gelar GPM dan Sosialisasi B2SA di Halaman Gedung MPP

Dibuka Ketua TP PKK Pekanbaru,  DKP  Gelar GPM dan Sosialisasi B2SA di Halaman Gedung MPP
Ketua TP PKK Pekanbaru Hj SUlastri Agung Nugroho didampingi Kepala DKP H Muhamamd Jamil dan Ketua PKK DKP Fitri Yani dan Kedis Perpustakaan Arsip provinsi Riau Indra saat meresmikan pelaksanaan GPM di arena Riau Care Center.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dalam rangka mendukung program Riau Care Centre (RCC) di Halaman Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Sudirman Pekanbaru, Jumat (24/10/2025), Dinas Ketahanan Pangan (DKP) melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus sosialisasi Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Kedua kegiatan ini langsung diresmikan Ketua TP PKK Kota Pekanbaru, Hj Sulastri didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pekanbaru H Muhammad Jamil, juga Ketua TP PKK DKP, Fitri Yani  yang langsung meninjau satu per satu kegiatan yang dilaksanakan.

Ratusan kaum ibu baik berasal dari kalangan masyarakat umum maupun pegawai tampak langsung memadati lokasi GPM.

Sementara ratusan anak-anak usia pendidikan dasar  dan seolah menengah tampak antusias mendengarkan paparan terkait pola konsumsi B2SA.

Mereka juga mendapatkan konsumsi dengan pola B2SA yang diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Pekanbaru Hj Sulastri Agung Nugroho maupun Kepala DKP Pekanbaru Muhammad Jamil.

Dari pantauan di lapangan, warga utamanya tampak sangat antusias untuk memanfaatkan momen tersebut untuk bisa berbelanja aneka kebutuhan pangan keluarga yang dijula dengan harga yang relatif jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasar.

Kepala DKP Pekanbaru, Muhammad Jamil didampingi Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna mengungkapkan. pelaksanaan GPM ini merupakan arahan dari Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho dalam rangka meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam mendapatkan komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, telur, cabai, bawang, gula agar lebih  terjangkau. Dan kebetulan juga pada saat ini harganya sedang bergejolak.

Dengan adanya kegiatan ini, sebut Jamil,  pemerintah berharap masyarakat dapat terbantu.

Sebenarnya, sebut Jamil, kegiatan GPM khususnya terus bergerak mengjangkau masyarakat mulai dari daerah-daerah jauh yang belum terjangkau, sampai pada kegiatan dimana ada pusat konsentrasi masyarakat. Dengan harapan masyarakat benar-benar dapat terbantu.

''Dan Alhamdulillah, sejauh ini, dari sekitar 6 ton komoditas pangan yang dihadirkan pada pelaksanaan GPM kali ini langsung diminati oleh masyarakat. Seperti cabai merah, bawang, itu kurang dari 1/2 jam sudah langsung habis. Ini belum pernah terjadi, respon dan antusiasme masyarakat  sangat luar biasa,'' ungkap Jamil.

Sementara itu, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna mengungkapkan, pada pelaksanaan GPM kali ini, DKP menyediakan sebanyak 2 ton beras medium, 500 kilogram beras premium, 200 papan telur ayam, 1 ton minyak goreng Minyakita, 500 kilogram gula, juga ada 200 kilogram komoditas cabai dan bawang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru H Muhammad Jamil  dan Ketua TP PKK Pekanbaru, Hj Sulastri  dan Ketua PKK DKP Fitri Yani menyerahkan makanan B2SA kepada para siswa di lokasi Riau Care Center, Jumat (24/10/2025) pagi tadi.

Selain itu, pada GPM ini, DKP juga tak lupa memberikan ruang kepada para kelompok wanita tani untuk menjual hasil pertaniannya seperti sayuran dan buah termasuk juga pangan olahan lokal.

''Untuk beras medium kita sediakan dengan harga Rp59.000 per 5 kilogram, beras premium Rp152.000 per 10 kilogram, minyak goreng Rp28.000 per kemasan 2 liter, gula pasir Rp16.000 per kilogram, telur ayam Rp48.000 per papan, cabai merah Rp60.000 per kilogram, bawang merah Rp28.000 per kilogram,'' papar Dinal.

Ditambahkan dia, GPM akan terus dilaksanakan oleh Pemko Pekanbaru dengan mengacu pada daerah-daerah yang jauh dari aktivitas pasar maupun para pusat konsentrasi masyarakat.

''Kami akan terus ada, dan kami mengajak masyarakat untuk mengecek lokasi GPM yang dilaksanakan melalui akun media sosial @Ketahanan Pangan Pekanbaru. Kami bisa hadir di pusat keramaian seperti Riau Care Center ini, bisa di perumahan, di lapangan, maupun pusat kegiatan masyarakat,'' kata dia.

Warga berbelanja di lokasi GPM.

Sementara itu  sejumlah warga yang ditemui mengaku sangat senang bisa berbelaja di lokasi GPM di halaman MPP dalam rangka Riau Care Center  ini. 

Dijelaskan mereka, selain bisa  melakukan pengurusan dokumen kependudukan di area MPP,  mereka juga bisa langsung berbelanja komoditas pangan dengan harga yang ternyata sangat murah.

''Terkejut juga kami, karena ternyata harga pangannya murah. Tadi saya beli telur Rp48.000 per papan. Setahu saya di pasar untuk yang ukuran seperti ini dijual Rp54.000 per papan. Begitu juga tadi dengan cabai merah yang ternyata harganya Rp60.000 per kilogram, di pasar cabai masih di atas Rp75.000 per kilogram, apalagi untuk cabai merah bukit,'' ungkap  Desi, salah seorang warga yang ditemui.

Karena murah itu juga, akhirnya seluruh komoditas pangan yang disediakan ludes hanya dalam waktu kurang dari 1 jam. 

''Alhamdulillah, tadi masih  bisa beli minyak goreng dan gula. Soalnya ketika tanya cabai merah dan bawang, sudah habis,'' jelas Sucita, warga lainnya.

''Di lokasi GPM sendiri, jumlah komoditas pangan yang diperjualbelikan memang sangat terbatas. Karena itulah, untuk pembelian, dilakukan pembatasan . Misalnya, untuk beras SPHP, hanya dibenarkan membeli sebanyak 2 sak per pembeli. Begitu juga untuk minyak goreng hanya 2 pouch per pembeli. Kita tidak melayani penjual, jadi memang khusus untuk masyarakat yang menjadi konsumen,''  tutup Kabid Dinal. (R04)

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional