PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pertamina memastikan penambahan alokasi bahan bakar minyak jenis solar untuk wilayah Riau hingga akhir tahun 2025 ini.
Penambahan tersebut dilakukan menindaklanjuti Surat Gubernur Riau terkait pengajuan penambahan alokasi bahan bakar minyak di wilayah Riau hingga akhir 2025.
Konfirmasi tersebut disampaikan Sales Area Manager Pertamina Pekanbaru, Wilson Adi Wijaya dalam Rapat Koordinasi bersama Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX Tuanku Tambusai, juga seluruh kepala daerah di Riau, Senin (8/12/2025).
Dikatakan Wilson, ''Kita Pertamina didukung Dinas ESDM untuk pengajuan penambahan (alokasi BBM,red) melalui Surat Gubernur untuk penambahan BBM dan elpiji. untuk BBM kita dapat tambahan 64.000 Kiloliter lebih untuk solar. Adapun untuk Pertalite masih mencukupi,'' ungkap dia.
Dan ini rencananya akan disalurkan melalui 176 SPBU Reguler yang dikelola oleh Pertamina.
Selain penambahan alokasi solar yang diajukan Pemprov Riau, Pertamina, lanjut Wilson, juga mendapat usulan penambahan untuk wilayah Pelalawan. Dan sudah disetujui untuk penambahan sebanyak 994 kiloliter.
Meski terjadi penambahan alokasi sekitar 65.000 liter, namun Wilson juga menjelaskan kalau secara umum, untuk konsumsi bahan bakar solar di wilayah Riau mengalami penurunan sebesar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ada pun untuk jenis gasoline, yakni Pertalite, Pertamax dan Turbo, Pertamina memproyeksi akan ada peningkatan kebutuhan sebesar 2,9 persen.
Pertamina juga memastikan ketersediaan BBM mencukupi di seluruh wilayah di Provinsi Riau, termasuk di daerah kepulauan seperti Kepulauan Meranti dan Rupat Bengkalis.
''Khusus untuk daerah kepulauan, Pertamina juga sudah mengirimkan cargo agar BBM cepat sampai ke lokasi, seperti di Meranti, Inhil, Bengkalis dan Rupat. Itu sudah dikirimkan di awal agar cepat sampai,'' kata dia.
Pertamina sendiri menyiagakan tak kurang dari 176 SPBU reguler, 57 SPBU non reguler serta 77 pertashop.(R04)
Listrik Indonesia

