ISRS 2016, Sebanyak 11 Universitas se Indonesia Bakal Lakukan Penelitian di Kepulauan Meranti

ISRS 2016, Sebanyak 11 Universitas se Indonesia Bakal Lakukan Penelitian di Kepulauan Meranti
SELATPANJANG (RIAUSKY.COM)- Pada awal bulan Agustus mendatang, sebanyak 30 mahasiswa dari 11 universitas se-Indonesia akan melakukan penelitian (research) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kepulauan Meranti tepatnya di Kecamatan Tebingtinggi Timur untuk kegiatan Indonesia Student Research and Summit (ISRS) 2016.
 
Dalam kegiatan kali ini sasarannya adalah terkait dengan lingkungan dan ketahanan pangan seperti tanaman sagu.
 
Camat Tebing Tinggi Timur, Helfandi mengatakan kegiatan ini menurut mereka (mahasiswa,red) merupakan kegiatan rutin tahunan Universitas Indonesia yang sebelumnya melakukan penelitian di Kalimantan dan untuk tahun ini dipusatkan di Riau. Kecamatan Tebing Tinggi Timur direkomendasikan oleh pihak Kampus tepatnya Desa Sungaitohor dan Kepaubaru (PT NSP).
 
"Alhamdulillah hari ini menerima perwakilan Mahasiswa dari Universitas Indonesia dalam rangka survey lokasi di Kecamatan Tebingtinggi Timur dan perwakilan universitas lainnya yang sebelumnya telah melakukan MoU dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) bersama 11 perguruan tinggi bakal untuk melaukan aksi nyata dalam upaya restorasi gambut di Kepulauan Meranti," kata Helfandi, Minggu (19/6/2016). 
 
Camat berkacamata itu juga menjelaskan mahasiswa yang melakukan penelitian terdiri dari berbagai macam disiplin ilmu dari seluruh daerah di Indonesia dengan program Optimalisasi Keberlanjutan Lingkungan Menuju Ketahanan Pangan Indonesia Berkelanjutan sasaran Sagu dan lingkungannya.
 
"Menurut info pada tanggal 10 agustus mereka sudah di Kecamatan Tebing Tinggi Timur dan lamanya dilapangan hanya 15 hari saja. Dipilihnya Kepulauan Meranti khususnya Kecamatan ini telah ditanam komoditas aslinya yakni sagu dengan mengembalikan fungsi lahan gambut diharapkan sosial ekonomi masyarakat bisa berubah kedepannnya.Kemudian nantinya akan diparalelkan dengan mahasiswa melalui perguruan tinggi yang ada untuk dikembangkan lebih jauh," terang Helfandi.
 
Penelitian dan kuliah kerja nyata yang diberi tema KKN desa gambut sejahtera tersebut melibatkan 11 universitas terkemuka di Indonesia,antaralain adalah Universitas Cenderawasih, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Mulawarman, Universitas Palangkaraya, Institut Pertanian Bogor (IPB), Unri, Universitas sebelas Maret, Universitas Sriwijaya, Universitas Tanjung Pura, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia.(R01/Hrc)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional