PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Akhir bulan Maret 2026 Universitas Islam Riau (UIR) kembali mendapatkan kabar gembira, dimana salah satu karya ilmiah dosen Program Studi (Prodi) Teknik Geologi Fakultas Teknik yakni Prof. Husnul Kausarian, B. Sc (Hons)., M.Sc., Ph.D dinyatakan lolos dan diundang untuk dipresentasikan pada Forum Geologi Satelit Terbesar Dunia yaitu International Geoscience and Remote Sensing Symposium (IGARSS) 2026.
Kegiatan akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 bertempat di Washington DC Amerika Serikat. Prof. Husnul Kausarian, B. Sc (Hons)., M.Sc., Ph.D bersama tim Adhil Arya Pratama, Batara Batara, Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, Muhammad Zainuddin Lubis, Adi Suryadi, dan Daffa Akhillah menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“IGARSS merupakan simposium ataupun pertemuan ilmiah internasional peringkat pertama dunia untuk bidang desain Remote Sensing Geology. Kita tentu sangat senang sekali dan bangga bahwa penelitian dalam skala lokal ini bisa diterima dan berhasil sampai di level internasional”, terang Prof. Husnul.
Adapun tema karya ilmiah yang disajikan mengangkat tentang Pemetaan Banjir Menggunakan Teknik Remote Sensing Geologi. Dalam hal ini Prof. Husnul dan tim menyinggung soal bencana Galodo atau Banjir Bandang yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
“Keunggulan dari riset ini yaitu membuat pemetaan potensi banjir yang dilakukan dengan pendekatan metode Analitikal Hierarki Proses (AHP), sehinga secara keseluruhan faktor-faktor yang memungkinkan potensi terjadinya banjir di suatu wilayah bisa terdeteksi, terutama daerah-daerah yang memiliki topografi curam seperti adanya tebing dan lembah lembah. Selain itu dalam penelitian ini metode AHP juga digunakan untuk menghitung faktor geologi serta menghubungkannya dengan kondisi topografi melalui citra satelit”, jelas Prof. Husnul.
Selain itu urgensi dalam penelitian ini yaitu melakukan pendekatan – pendekatan mitigasi terhadap kemungkinan bencana yang mungkin terjadi. Artinya melalui pendekatan geologi dan citra satelit faktor – faktor yang memungkinkan bencana longsor ataupun air bah terjadi dapat diantisipasi dan dilakukan pencegahan. Ini yang menjadi landasan kuat Karya Ilmiah Dosen UIR lolos dan diundang untuk dipresentasikan pada Forum Geologi Satelit Terbesar Dunia IGARSS 2026.
Keikutsertaan ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara UIR dengan Chiba University (Jepang) ditandai dengan perjanjian kerjasama berupa Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). Selain itu dua Perguruan Tinggi ternama dari Tiongkok lainnya yaitu Tongji University dan Shanghai Ocean University juga mendukung dalam penyediaan data – data citra satelit dan analisa laboratorium.
“Alhamdulillah pada penelitian ini, UIR dijadikan sebagai leader oleh partner universitas dari Luar Negeri. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat Indonesia hingga global”, tutup Prof. Husnul.
Listrik Indonesia

