Pemko Dumai Akan Pastikan Persebaran Guru Merata dan Terpenuhi

Pemko Dumai Akan Pastikan Persebaran Guru Merata dan Terpenuhi

DUMAI (RIAUSKY.COM) - Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP., M.Si, memimpin rapat Pembahasan Usulan Formasi Guru dan Tenaga Pendidik pada Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026, Senin,(20/4/2026). 

Rapat ini diikuti oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Dumai beserta jajaran dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) beserta jajaran. 

Rapat ini dilaksanakan dalam rangka memetakan kebutuhan guru dan tenaga pendidik pada tingkat SD dan SMP Negeri se-Kota Dumai. Pemerintah Kota Dumai ingin memastikan ketersediaan guru dan tenaga pendidik terutama yang berstatus ASN dalam jumlah cukup serta sesuai dengan kebutuhan. 

Hasil rapat tersebut diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan pemerataan dan kekurangan formasi guru pada tingkat SD dan SMP Negeri se-Kota Dumai. 

Berdasarkan pemaparan dari Disdikbud yang diverifikasi oleh BKPSDM, formasi guru dan tenaga pendidik pada SD dan SMP Negeri se-Kota Dumai berada pada tingkat kurang terutama pada beberapa formasi seperti guru Agama, guru Kelas, guru PJOK, dan sebagainya. 

Menurut data untuk guru SD, adapun formasi yang kosong atau diperlukan seperti guru PJOK yang masih kurang sebanyak 67 orang, guru BMR sebanyak 57 orang, guru SBDP sebanyak 43 orang, guru Bahasa Inggris sebanyak 66 orang, tenaga Pustakawan sebanyak 25 orang, guru Agama Kristen sebanyak 26 orang, dan sebagainya. 

Sedangkan untuk guru SMP, formasi yang masih kosong atau diperlukan yakni guru Agama Kristen sebanyak 14 orang, guru Muatan Lokal sebanyak 25 orang, guru Bimbingan Konseling sebanyak 24 orang, dan berbagai formasi lainnya. 

Menyikapi hal tersebut, Sekdako Fahmi menjelaskan bahwa kekosongan formasi ini wajib menjadi prioritas dalam rekrutmen CASN 2026 untuk kebutuhan guru dan tenaga pendidik pada SD dan SMP Negeri se-Kota Dumai. 

Sekdako Fahmi mengatakan jika pemetaan jabatan yang dilakukan, menjadi acuan penting dalam proses rekrutmen, guna mengakomodir kebutuhan dan keterisian formasi guru yang dibutuhkan. 

“Rekrutmen CASN 2026 ini harus dimanfaatkan dengan sebaiknya dalam pengisian formasi guru dan tenaga pendidik yang dibutuhkan pada SD serta SMP Negeri se-Kota Dumai. Sehingga kedepan, pendidikan di Kota Dumai akan semakin merata dan berkualitas yang ditunjang dengan ketersediaan guru dan tenaga pendidik” sebut sebutnya. 

Sekdako Fahmi juga menutup sesi dengan menyebut jika rapat pembahasan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Dumai berkomitmen menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas dan memadai.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional