Bangunan SDN 13 dan SDN 25 Pekanbaru Bakal Direvitalisasi Tahun Ini

Bangunan SDN 13 dan SDN 25 Pekanbaru Bakal Direvitalisasi Tahun Ini

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan guna menunjang kenyamanan proses belajar mengajar. Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemko melalui Dinas Pendidikan telah menjadwalkan proyek revitalisasi terhadap dua bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang kondisinya dinilai sudah memerlukan perbaikan mendesak.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menetapkan dua sekolah prioritas untuk dipugar tahun ini. Berdasarkan hasil pemetaan dan survei kelayakan di lapangan, sekolah yang akan mendapatkan alokasi anggaran renovasi tersebut adalah SDN 13 Pekanbaru dan SDN 25 Pekanbaru.

"Kami sudah menetapkan target untuk tahun ini, ada dua sekolah utama yang akan direvitalisasi secara menyeluruh, yakni SDN 13 dan SDN 25. Langkah ini diambil berdasarkan skala prioritas kerusakan bangunan," ujar Syafrian Tommy saat memberikan keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).

Dijelaskan Tommy, keputusan untuk melakukan revitalisasi ini bukan tanpa alasan. Tim teknis dari Dinas Pendidikan telah melakukan peninjauan dan menemukan beberapa kerusakan yang jika dibiarkan dapat mengganggu aktivitas akademik siswa serta membahayakan keamanan warga sekolah.

Secara spesifik, Syafrian memaparkan bahwa di SDN 13 Pekanbaru, kerusakan paling signifikan terpantau pada fasilitas pendukung literasi dan praktik siswa. Bagian laboratorium (labor) dan perpustakaan sekolah tersebut diketahui mengalami kerusakan struktur yang cukup mengkhawatirkan dan tidak lagi representatif untuk digunakan secara optimal.

Fokus perbaikan pada sekolah-sekolah tersebut akan meliputi beberapa elemen bangunan utama. Kerusakan paling banyak ditemukan pada bagian plafon ruangan yang mulai rapuh. Selain itu, pengerjaan fisik nantinya juga akan menyasar perbaikan atap yang sering bocor saat hujan serta pembenahan lantai yang sudah mulai pecah-pecah di beberapa sisi ruangan.

Tommy menegaskan bahwa proyek revitalisasi ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam membenahi fasilitas pendidikan di Kota Bertuah. Meskipun kebutuhan perbaikan gedung sekolah di Pekanbaru cukup banyak, keterbatasan anggaran menuntut pemerintah untuk melakukan penanganan secara bertahap dan selektif.

"Revitalisasi ini adalah bukti kehadiran pemerintah dalam memastikan bangunan sekolah layak huni. Untuk sekolah lainnya yang juga mengalami kerusakan, kami pastikan tetap masuk dalam daftar tunggu dan akan kami benahi secara bertahap pada periode anggaran berikutnya," pungkasnya.(R06)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional