BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul membuka kegiatan Sosialisasi Education Management Information System Guru dan Tenaga Kependidikan Integrated Management Platform (EMIS GTK IMP) bagi operator madrasah Rayon 2 sebagai langkah mendukung optimalisasi pendataan guru dan tenaga kependidikan berbasis digital, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula MTsN 1 Rokan Hilir ini diikuti sebanyak 84 peserta yang merupakan operator EMIS GTK, sebelumnya dikenal sebagai operator EMIS Simpatika pada jenjang RA, MI, MTs dan MA yang berasal dari Kecamatan Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan, Rantau Kopar, Bangko Pusako, Balai Jaya, Bagan Sinembah, Bagan Sinembah Raya, Simpang Kanan, Tanjung Medan dan Pujud.
Sehari sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di MAN 1 Rokan Hilir untuk operator madrasah Rayon 1 dari Kecamatan Bangko, Sinaboi, Batu Hampar, Kubu, Kubu Babussalam, Pasir Limau Kapas, Rimba Melintang dan Pekaitan.
Dalam sambutannya, H. Khairul menyampaikan apresiasi kepada pihak MTsN 1 Rokan Hilir yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Ia berharap seluruh operator dapat memahami materi yang disampaikan narasumber sehingga proses migrasi sistem dari SIMPATIKA ke EMIS GTK IMP dapat berjalan optimal.
“Terimakasih kepada MTsN 1 Rokan Hilir yang telah menyediakan fasilitas dalam kegiatan sosialisasi GTK ini. Kepada para operator yang hadir, kami harap dapat memahami dan mencermati materi-materi yang disampaikan oleh narasumber, sehingga migrasi dari SIMPATIKA ke EMIS GTK IMP ini betul-betul bisa dipahami untuk diaplikasikan dalam kerja sehari-hari di madrasah masing-masing,” ujar Khairul.
Khairul juga menegaskan pentingnya kesiapan operator dalam mendukung percepatan penginputan dan pengunggahan data GTK agar Kabupaten Rokan Hilir tidak tertinggal dari daerah lain di Provinsi Riau.
“Hari ini Rohil adalah yang kedua melaksanakan kegiatan se-Provinsi Riau. Semoga kita tidak menjadi kedua terakhir yang meng-upload berkas yang diperlukan. Harapan ke depannya operator dapat bekerja maksimal untuk meng-upload data-data yang diperlukan sehingga kita termasuk dalam kategori kabupaten/kota yang tidak tertinggal dalam meng-upload GTK,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, yakni Sabaruddin dan Temmy Maradilla yang memberikan materi terkait tata cara penggunaan dan implementasi platform baru EMIS GTK IMP.
EMIS GTK IMP sendiri merupakan sistem aplikasi pendataan guru dan tenaga kependidikan di bawah naungan Kementerian Agama yang saat ini sedang dalam tahap implementasi sistem baru. Platform ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas, akurasi dan integrasi data GTK di lingkungan madrasah.
Implementasi perpindahan sistem pendataan dari EMIS GTK lama (SIMPATIKA) ke platform baru EMIS GTK IMP akan dilakukan secara bertahap mulai 16 Maret 2026 dan diterapkan penuh pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027.(*)
Listrik Indonesia

