AWAS, Buang Sampah di Jalan, Satpol PP Bakal Tangkap Warga Pekanbaru

AWAS, Buang Sampah di Jalan, Satpol PP Bakal Tangkap Warga Pekanbaru
Seorang warga memb uang sampai sembarangan di tepi jalan.
PEKANBARU (RIAUSKY.COM)– Sembrawutnya sistem pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru membuat pekerjaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru bertambah. Mereka bertekad menangkap warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan.
 
"Kami siap mengintai dan menangkap warga yang membuang sampah sembarangan. Ini semua demi terciptanya kebersihan kota," ujar Zulfahmi Adrian, Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru, Jumat, 24 Juni 2016.
 
Ia mengaku upaya penangkapan bertujuan membuat warga mau membuang sampah pada tempatnya. Pasalnya, selama sepekan terakhir, petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pasar (DKP) Kota Pekanbaru telah berjuang keras siang dan malam membersihkan Kota Pekanbaru dari sampah.
 
"Kami sudah menerima laporan, ada kecurigaan para pelaku swakelola yang sudah menerima uang kutipan pengangkutan sampah ikut membuang sampah dilokasi tumpukan sampah masyarakat," lanjutnya.
 
Zulfahmi menambahkan, wilayah yang rawan jadi lokasi pembuangan sampah sembarangan yakni wilayah pinggiran, seperti  Panam, Pasar Pagi Arengka, Jalan Riau Ujung dan sebagainya. Karena itu, Ia akan menempatkan anggotanya mengintai di lokasi tersebut dengan pakaian bebas.
 
"Bagi yang ketangkap basah langsung diamankan dan dilaporkan ke Walikota Pekanbaru untuk diberi sanksi," katanya.
 
Di tempat terpisah, Pelaksana Tugas  (Plt) Kepala DKP Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun, mengaku pihaknya sudah bekerja keras mengangkut tumpukan sampah, namun belum terlihat hasilnya. Dia curiga ada oknum kembali membuang sampah di lokasi yang telah dibersihkan.
 
"Kalau yang buang masyarakat itu tidak mungkin, karena sudah bersih malamnya, kok pagi-pagi penuh lagi seperti biasa," terangnya heran.
 
Ia yakin ini adalah ulah para pengakut swakelola yang kini ada di pemukiman masyarakat dan perumahan. Tadinya mereka membuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sesuai bayarannya, namun sekarang mereka coba ambil kesempatan di sela krisis sampah yang melanda Pekanbaru dengan membuang pada lokasi tumpukan yang digunakan masyarakat.(R03/mcr)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional