BENGKALIS (RIAUSKY.COM)- Sekretaris Daerah Bengkalis dr Ersan Saputra TH menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) dalam program Kukerta Universitas Riau Membangun Kampung Tahun 2026. Kegiatan penerimaan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bengkalis, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Riau, Prof Dr Sri Indarti SE MSi yang didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Mexsasai Indra SH MH, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Hermandra SPd MA, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil, serta Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Riau Dr Belli Nasution SIP MA.
Melalui Sekda, Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Bengkalis.“Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kukerta Berdampak Universitas Riau. Kami berharap kehadiran para mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kasmarni.
Lebih lanjut, Bupati Bengkalis berpesan kepada seluruh mahasiswa agar dapat menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika dan budaya masyarakat setempat, serta mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat kolaborasi dan pemberdayaan.
“Jadilah mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan solutif. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, pahami kebutuhan mereka, dan hadirkan program-program yang memberikan dampak nyata. Kami berharap melalui program ini akan lahir berbagai gagasan dan inovasi yang dapat membantu mempercepat pembangunan kampung di Kabupaten Bengkalis,” pesannya.
Sementara itu, Rektor Unri Prof Sri Indarti menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Universitas Riau melaksanakan Kukerta Berdampak dengan mengusung tema “Unri Membangun Kampung.” Tema ini mencerminkan komitmen Universitas Riau untuk menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui tema Unri Membangun Kampung, kami ingin mendorong mahasiswa untuk hadir sebagai agen perubahan, mitra masyarakat, sekaligus bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah. Mahasiswa tidak hanya datang untuk belajar dari masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung,” ujar Prof Sri Indarti.
Lebih lanjut, Rektor Unri menyampaikan bahwa Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu daerah yang memperoleh perhatian khusus dalam pelaksanaan Kukerta Berdampak Tahun 2026. Sebanyak 485 mahasiswa Universitas Riau ditempatkan di 48 desa yang tersebar di Kabupaten Bengkalis.
“Jumlah ini menunjukkan besarnya komitmen Universitas Riau dalam mendukung pembangunan masyarakat di Kabupaten Bengkalis. Jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang menempatkan 108 mahasiswa, maka pada tahun 2026 terjadi peningkatan yang sangat signifikan. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya sinergi, kolaborasi, dan kepercayaan yang terbangun antara Universitas Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” jelasnya.
Menurut Prof Sri Indarti, peningkatan jumlah mahasiswa peserta Kukerta di Kabupaten Bengkalis juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis potensi lokal.
“Kami berharap kehadiran 485 mahasiswa ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat desa melalui program-program yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan. Universitas Riau berkomitmen untuk terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengabdian kepada masyarakat yang berdampak,” tutupnya.(R10)
Listrik Indonesia

