BANGKINANG (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kabupaten Kampar membuka peluang kerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Riau, dalam upaya memperkuat pembangunan infrastruktur digital dan meningkatkan konektivitas internet, terutama di kawasan tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Rabuan APJII Riau yang berlangsung di Kabupaten Kampar dan dihadiri jajaran Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kampar bersama sejumlah pengurus APJII Riau, Rabu (25/6/2026).
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Rabuan APJII Riau yang berlangsung di Kabupaten Kampar dan dihadiri jajaran Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kampar bersama sejumlah pengurus APJII Riau, Rabu (25/6/2026).
Pertemuan juga dihadiri Sekretaris Diskominfosan Kabupaten Kampar, Safaruddin Kepala Bidang Layanan Infrastruktur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Roni Tri Saputra, Kepala Seksi Infrastruktur Nazriadi, S.H. dan tim Diskominfosan Kampar. Dari APJII hadir Ketua APJII Wilayah Riau, Trio Gunawan dan jajaran pengurus serta anggota.
Dalam diskusi tersebut, Pemkab Kampar menyampaikan dukungan dan kolaborasi bersama APJII Riau dalam mempercepat pengembangan infrastruktur digital yang menjadi salah satu fondasi penting transformasi pelayanan publik maupun pembangunan daerah.
Sekretaris Diskominfosan Kampar, Safaruddin mengatakan, pembangunan infrastruktur digital menjadi kebutuhan strategis seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan maupun aktivitas masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan jaringan internet yang memadai akan mendukung implementasi SPBE, mempercepat layanan publik, serta membuka akses informasi dan ekonomi digital bagi masyarakat.
Sementara Kepala Bidang Layanan Infrastruktur SPBE Diskominfosan Kampar, Roni Tri Saputra menjelaskan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dibutuhkan untuk mempercepat pemerataan akses digital di seluruh wilayah Kampar.
Dikatakan, Kampar masih memiliki sejumlah daerah yang membutuhkan peningkatan kualitas jaringan dan infrastruktur pendukung agar transformasi digital dapat berjalan secara optimal.
Pada pertemuan itu, Pemkab Kampar secara khusus meminta dukungan APJII Riau terhadap pengembangan infrastruktur digital di wilayah 3T. Langkah ini dinilai penting, untuk mengurangi kesenjangan akses internet antara wilayah perkotaan dan daerah yang memiliki keterbatasan jaringan telekomunikasi.
Ketua APJII Riau, Trio Gunawan menyambut baik upaya kolaborasi yang ditawarkan Pemkab Kampar. Organisasi yang menaungi penyelenggara jasa internet di Indonesia itu menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri internet menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekosistem digital di daerah.
Selain membahas pengembangan jaringan internet, diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transformasi digital, peningkatan kualitas layanan publik berbasis elektronik, serta penguatan konektivitas yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Pengembangan infrastruktur digital saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama daerah dalam menghadapi percepatan transformasi teknologi. Ketersediaan akses internet yang merata tidak hanya mendukung pelayanan pemerintahan, tetapi juga berpengaruh terhadap sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pengembangan usaha mikro kecil.
Bagi masyarakat di wilayah 3T, peningkatan akses internet berpotensi membuka peluang yang lebih besar terhadap layanan pendidikan daring, informasi publik, layanan kesehatan digital dan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
"Karena itu, kolaborasi antara Pemkab Kampar dan APJII Riau diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret dalam mempercepat pembangunan infrastruktur digital yang merata dan berkelanjutan," ujar Trio.
Ke depan, hasil pembahasan dalam forum tersebut akan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sektor telekomunikasi guna mendukung percepatan transformasi digital di Kabupaten Kampar, khususnya dalam memperluas akses konektivitas internet hingga menjangkau kawasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan layanan digital.(CR2)
Listrik Indonesia

