PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu) terus berupaya mencari berbagai terobosan pembiayaan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah di tengah tantangan fiskal.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengikuti Sarasehan Nasional bertema “Obligasi Daerah Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik” yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Pekanbaru.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Zulfahmi Adrian yang hadir bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Inhu Bobby Mauliantino.
Sarasehan ini dihadiri Plt. Gubernur Riau, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Provinsi Riau, serta akademisi dan pakar ekonomi untuk membahas berbagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah.
Melalui forum tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai skema obligasi daerah sebagai salah satu instrumen pembiayaan yang memungkinkan pemerintah daerah memperoleh pendanaan bagi proyek-proyek infrastruktur dan pelayanan publik melalui partisipasi investor.
Selain membahas peluang pemanfaatannya, sarasehan juga mengulas aspek regulasi, tata kelola, serta mitigasi risiko agar penerapan instrumen tersebut dapat dilakukan secara akuntabel dan berkelanjutan.
Keikutsertaan Pemkab Inhu dalam sarasehan nasional ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas wawasan dan menjajaki berbagai sumber pembiayaan inovatif bagi pembangunan.
Melalui penguatan kapasitas dan pemahaman terhadap instrumen keuangan alternatif, Pemkab Inhu berharap dapat menghadirkan kebijakan yang mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, mendorong investasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.(R07)

