Karnaval Budaya Semarakkan HUT ke-81 RI, Tema “Romusha” Ingatkan Kembali Perjuangan Bangsa

Karnaval Budaya Semarakkan HUT ke-81 RI, Tema “Romusha” Ingatkan Kembali Perjuangan Bangsa

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kental di lingkungan RW 005, RT 001, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru pada Minggu 30/08.

Rangkaian Karnaval Budaya Kemerdekaan RI yang digelar masyarakat setempat berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kesenian dan budaya Nusantara. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Karnaval tersebut menghadirkan penampilan seni tradisional, di antaranya seni Tansa dan Tari Piring dari Sumatera Barat. Pada malam harinya, masyarakat kembali disuguhkan pertunjukan campursari yang membawa nuansa budaya Jawa.

Pawai budaya tersebut dibuka langsung oleh Camat Bukit Raya, Defna Leony, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Bukit Raya. Turut hadir Lurah Simpang Tiga Harmendra beserta istri, LPM Kelurahan Simpang Tiga Hairil, PMI Kelurahan Simpang Tiga Didik P, Babinsa Nusyirwan, Bhabinkamtibmas Adriyan Alta, Ketua RW 05 Agrisman beserta istri dan ketua RT 01 RW 05 Andi Alfitri, serta masyarakat RT 01 dan RW 05.

Camat Bukit Raya Defna Leony mengapresiasi antusiasme dan kreativitas masyarakat yang mampu menggelar karnaval budaya di tingkat lingkungan.
“Masyaallah, luar biasa. Di tingkat RT bisa membuat acara karnaval budaya yang menarik dan meriah. Partisipasi masyarakatnya yang aktif dan kreatif menjadi nilai plus dalam kegiatan ini,” ujar Defna.

Menurutnya, keberagaman yang ditampilkan dalam karnaval menjadi gambaran bahwa Indonesia memiliki kekayaan suku dan budaya yang sangat besar. Keberagaman tersebut, kata dia, justru menjadi salah satu kekuatan bangsa.

“Penampilan karnaval ini mengingatkan kita bahwa kita kaya dengan keanekaragaman suku dan budaya. Ini pula yang menjadikan bangsa kita kuat dan besar,” katanya.

Defna juga menilai keberagaman tersebut sangat relevan dengan kondisi Kota Pekanbaru yang memiliki masyarakat heterogen. Karena itu, kebersamaan dan hubungan antarmasyarakat perlu terus diperkuat.

“Pekanbaru masyarakatnya heterogen. Kita harus mampu memperkuat hubungan yang baik dan kebersamaan untuk membangun lingkungan kita menjadi lebih baik,” tambahnya.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian dalam karnaval tersebut adalah peserta yang mengangkat tema “Romusha”.
Konsep tersebut menjadi kejutan tersendiri bagi Camat Bukit Raya karena dinilai berbeda dan sarat pesan sejarah. Tema Romusha menggambarkan salah satu sisi kelam perjalanan bangsa Indonesia pada masa pendudukan Jepang, sekaligus mengingatkan masyarakat pada beratnya perjuangan rakyat sebelum kemerdekaan.
Defna mengapresiasi kreativitas masyarakat dalam menuangkan tema sejarah tersebut ke dalam sebuah pertunjukan budaya.

“Terkait Romusha, tampilannya luar biasa dan sangat menyentuh karena menggambarkan bagaimana pejuang kita memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan jiwa dan raganya,” ungkap Defna.

Ia berharap pesan yang disampaikan melalui penampilan tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa serta semangat untuk mengisi kemerdekaan.

“Semoga ini menjadikan kita lebih mencintai bangsa ini dan berjuang mengisi kemerdekaan ini dengan rasa juang yang kuat dan besar,” ujarnya.

Kebersamaan Jadi Kekuatan Masyarakat
Sementara itu, perwakilan penasihat sekaligus penanggung jawab kegiatan, Yoserizal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat RT 01 dan RW 05 yang telah berpartisipasi dalam rangkaian Karnaval Budaya Kemerdekaan RI.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat RT 01 RW 05 yang ikut berpartisipasi dalam Karnaval Budaya Kemerdekaan RI. Ini menunjukkan bahwa dengan kebersamaan kita bisa melakukan berbagai hal untuk lingkungan kita,” ujarnya.

Karnaval budaya tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirawat dari lingkungan terkecil. Melalui seni, budaya, sejarah dan gotong royong, masyarakat turut menjaga semangat persatuan serta mengenalkan keberagaman Indonesia kepada generasi berikutnya

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional