DUMAI (RIAUSKY.COM)- Wali Kota Dumai, H. Paisal menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai pada Selasa (1/9/2026).
Dalam rapat tersebut, Wako H menyampaikan tanggapan dan jawaban Pemko Dumai atas pandangan umum dari seluruh fraksi DPRD Kota Dumai (Nasdem, PDI Perjuangan, Gerindra Plus, Golkar, PKS, Demokrat, dan Tuah Negeri) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Dumai Tahun Anggaran 2026.
Sidang paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Dumai ini turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota dewan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, pejabat struktural, serta undangan.
Dalam tanggapannya, atas nama Pemerintah Kota Dumai, Wako H. Paisal mengucapkan terima kasih dan setingginya penghargaan kepada fraksi-fraksi DPRD Kota Dumai yang telah memberikan pandangan umum, masukan, serta koreksi konstruktif terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2026.
"Kami sepakat bahwa Perubahan APBD ini merupakan instrumen penting untuk melakukan penyesuaian antara target pembangunan dengan perkembangan asumsi dan kondisi riil keuangan daerah," ungkapnya.
Menurutnya, seluruh masukan baik terkait optimalisasi pendapatan, efisiensi belanja, maupun aspirasi masyarakat dari hasil reses dan Musrenbang, menjadi bahan pertimbangan utama agar anggaran ini benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.
Terkait proyeksi pendapatan sebesar Rp2,17 Triliun dan belanja sebesar Rp2,23 Triliun, H. Paisal mengutarakan bahwa pemerintah terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi sistem pemungutan tanpa membebani masyarakat, serta memprioritaskan belanja pada program mendesak seperti penanganan dampak banjir, pelayanan dasar, dan percepatan infrastruktur.
"Mengenai proyeksi defisit dan pembiayaan netto sebesar Rp60,6 Miliar, kami pastikan pengelolaannya dilakukan secara hati-hati, transparan, dan akuntabel," tambah orang nomor satu Dumai.
Lebih lanjut, ia mengatakan sumber pembiayaan telah melalui telaah matang terhadap kapasitas fiskal daerah, sehingga struktur APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 tetap berada dalam kondisi yang sehat, terencana, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Terakhir, kami mengharapkan dukungan dan sinergi berkelanjutan dari pimpinan serta anggota DPRD yang terhormat untuk turut bersama-sama mengawasi dan mengawal setiap alokasi anggaran, demi menyempurnakan Dumai sebagai Kota Idaman," pungkasnya. (R10)
Listrik Indonesia

