PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Meski telah mengumumkan Riau dalam kondisi zero hotspot, namun kondisi kualitas udara di wilayah Riau pada hari ini, Senin (28/9/2026) masih belum sepenuhnya pulih.
Berdasarkan data Stasiun Pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), masih bervariasi. Ada wilayah yang telah masuk zona hijau, atau baik, ada juga di zona biru atau sedang, namun juga masih ada yang berada di zona kuning atau tidak sehat.
Sebaliknya, pada beberapa daerah di Sumatera, pada hari ini, juga ada yang berada di zona hitam atau berbahaya.
ISPU Kementerin Lingkungan Hidup melaporkan, bahwa pada hari ini, untuk kabupaten Kampar berada pada zona kuning (Tidak Sehat) dengan angka PM10 136 µg/m³.
Indragiri Hilir juga berada di zona kuning (Tidak Sehat) dengan angka PM2.5 berada pada 106 µg/m³.
Kemudian di Siak (Bungaraya) berada di zona biru (Sedang) dengan angka PM10 sebesar 83 µg/m³.
Adapun di Kabupaten Bengkalis, juga tercatat sedang dengan angka PM2.5 berada pada angka 76 µg/m³.
Sementara itu, untuk Kabupaten Rokan Hilir, dari stasiun bangko dilaporkan juga berada di zona biru atau sedang.
Dan di Kota Pekanbaru, pada pagi hari ini, dari stasiun pemantau di Tenayan Raya, berada di zona biru denan angka PM2.5 59 µg/m³.
Sementara di Koabupaten Pelalawan, berada di zona hijau (Baik) dengan angka 32 µg/m³
Di wilayah Sumatera, Kondisi kualitas udara 'Berbahaya' saat ini ternyata berada di wilayah Kota Padang Sumatera Barat dengan kritikal parameter PM10 sebesar 459 µg/m³ atau berada di zona Hitam.
Disusul Kota Jambi dengan kondisi PM2.5 berkisar 205 µg/m³.(R05)

