Perkuat Mitigasi Bencana, Wawako Sugiyarto Resmikan EWS Pemantauan Tinggi Air dan Aksi Tanam Mangrove

Perkuat Mitigasi Bencana, Wawako Sugiyarto Resmikan EWS Pemantauan Tinggi Air dan Aksi Tanam Mangrove

DUMAI (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Kota Dumai secara resmi meluncurkan Early Warning System (EWS) Pemantauan Tinggi Air sekaligus menggelar aksi penanaman mangrove di Pintu Air Jalan Siak, Gang Kakap, Kelurahan Pangkalan Sesai, Selasa (6/10/2026).

Langkah strategis ini menjadi agenda penting dalam rangkaian Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2026 di Kota Dumai, sekaligus bentuk komitmen daerah dalam melaksanakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, khususnya terkait penataan tata ruang, mitigasi, dan kesiapsiagaan pra-bencana.

Sistem peringatan dini EWS ini memanfaatkan inovasi teknologi Smart River Node berbasis Internet of Things (IoT) dan Edge Computing. 

Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu memberikan deteksi dini yang cepat, akurat, dan terintegrasi dalam menghadapi ancaman banjir, pasang air laut (rob), serta cuaca ekstrem di wilayah pesisir Kota Dumai.

Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Kota Dumai menempatkan pencegahan dan kesiapsiagaan sebagai prioritas utama dalam penanggulangan bencana. 

Menurutnya, penanganan banjir rob memerlukan sinergi lintas sektor yang solid sesuai amanat regulasi penanggulangan bencana nasional.

"Hari ini kita sedang membangun cara baru Kota Dumai dalam menghadapi risiko bencana. Kita meresmikan Early Warning System pemantauan tinggi air sekaligus melakukan penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan kawasan pesisir Kota Dumai," ujar Wawako Sugiyarto.

Ia menambahkan bahwa BPBD merupakan simpul penggerak yang mengkoordinasikan kekuatan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, TNI-Polri, relawan, hingga masyarakat.

"Sesuai kerangka PP No. 21 Tahun 2008, penanggulangan bencana pada tahap pra-bencana menekankan pentingnya kesiapsiagaan, pengurangan risiko, dan peringatan dini. Ketika banjir terjadi, persoalannya bukan hanya air, tetapi menyangkut drainase, sungai, tata ruang, hingga keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, penangannya harus terintegrasi. Kami berharap kolaborasi dan inovasi ini dapat mewujudkan Kota Dumai yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan," tegasnya.

Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Mitra Gama (ITMG) Duri, Candra Surya, mengungkapkan rasa bangganya dapat berkontribusi langsung melalui riset teknologi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

"Perangkat Smart River Node yang kami kembangkan ini dirancang untuk memantau ketinggian air secara real-time menggunakan pendekatan IoT dan Edge Computing. Instalasi yang terpasang di Pintu Air Sungai Dumai Jalan Siak ini merupakan wujud kolaborasi riset perguruan tinggi bersama pemerintah daerah," ujarnya.

Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut dan dikembangkan lebih luas, sehingga teknologi ini mampu memperkuat ekosistem peringatan dini di Kota Dumai.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Kota Dumai, Wahyu Wicaksono, menyampaikan bahwa keberadaan EWS pertama milik Pemko Dumai ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kapasitas kesiapsiagaan daerah.

"Kehadiran EWS di Pangkalan Sesai ini menjadi inovasi nyata hasil kolaborasi Pemko Dumai, BPBD, perguruan tinggi, dan mitra dunia usaha seperti PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai. Melalui sistem ini, informasi kondisi tinggi air dapat langsung kita terima lebih cepat dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan," kata Wahyu.

Ia juga menuturkan bahwa peresmian EWS dan penanaman mangrove ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan Bulan PRB 2026.

"Selain peresmian EWS dan penanaman mangrove hari ini, kita juga menyelenggarakan pembagian masker, pencanangan Sekolah Aman Bencana, serta penyerahan kendaraan operasional dinas roda dua untuk kecamatan dan kelurahan guna memperkuat penanganan bencana," pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan perangkat EWS Smart River Node di lokasi pintu air serta penanaman bibit mangrove secara bersama-sama oleh Wakil Wali Kota Dumai beserta seluruh jajaran Forkopimda dan tamu undangan. 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional