PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Setelah diguyur hujan sepanjang pagi hingga sore kemarin, kualitas udara di sejumlah wilayah di Riau menunjukkan kondisi sedikit membaik.
Beberapa daerah, seperti Kampar, Siak (Bungaraya) dan Indragiri Hilir (Tembilahan) yang sebelumnya berada pada kondisi kualitas udara 'Berbahaya', berangsur mengalami penurunan dalam konsentrasi partikel berbahaya di udara.
Kabupaten Siak (Bungaraya) yang sebelumnya berada pada zoba berbahaya untuk kualitas udara bersama Kabupaten Kampar, pada malam hari ini, sekitar pukul 00.00 WIB dinihari tadi sudah berada pada zona 'Sangat Tidak Sehat'.
Konsentrasi PM 2.5 di Siak (Bungaraya) tengah malam ini tepantau sebesar 248 µg/m³. Sementara untuk Kabupaten Kampar, bahkan mengalami penurunan signifikan, dimana saat ini, konsentrasi PM2.5 berada pada 184 µg/m³ atau berada pada kondisi 'Tidak Sehat'.
Sementara itu, Kabupaten Indragiri Hilir (Tembilahan) pada tengah malam ini tercatat konsentrasi PM2.5 di angka 228 µg/m³.
Tak jauh berbeda, kualitas udara di Kabupaten Pelalawan (Pangkalan Kerinci) dilaporkan juga mengalami perbaikan signifikan, dari sebelumnya 'Sangat Tidak Sehat' menjadi 'Tidak Sehat'.
Sementara itu, untuk Kota Pekanbaru yang kemarin diguyur hujan di sebagian besar wilayahnya, pada tengah malam ini, tepantau kualitas udara juga mengalami perbaikan, dari 'Sangat Tidak Sehat' menjadi 'Sedang' dengan konsentrasi partikel PM2.5 sebesar 23.3 µg/m³.
Adapun wilayah di Riau yang kualitas udaranya baik, adalah Kota Dumai, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 11 µg/m³.(R06)
Listrik Indonesia

