Penderita HIV Pekanbaru Tinggi, Ini Penyebabnya

Penderita HIV Pekanbaru Tinggi, Ini Penyebabnya
ilustrasi
PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Tak dipungkiri sebagai kota Metropolitan, Pekanbaru merupakan kota tertinggi pengidap HIV/AIDS dibanding daerah lainnya di Riau. 
 
Namun demikian, hal ini sebenarnya juga berbanding lurus atas kesadaran pengidap HIV/AIDS untuk melakukan pemeriksaan HIV.
 
Demikian dikatakan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pekanbaru, Hasan Supriyanto. 
 
Ia menyebutkan dibanding daerah lain tingkat kesadarannya untuk memeriksakan diri masih rendah.
 
"Kenapa dia (pengidap HIV) banyak, itu karena kesadaran masarakat sendiri untuk tes. Tapi sebelum sadar, ada program-program penyuluhan dan sosialisasi yang kita lakukan. Kan dulu kita gencarkan di Kota Pekanbaru kan, akhirnya mereka sadar untuk tes," ujar Hasan, Senin, 22 Agustus 2016.
 
Hasan juga mengatakan, kesadaran masyarakat untuk melakukan tes HIV juga karena lengkapnya sarana kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit di Pekanbaru.
 
"Ada 20 puskesmas utama yang bisa melayani tes HIV. Artinya,  orang yang ingin melakukan tes HIV itu tidak jauh. Itukan kemajuan Pemko yang luar biasa. Coba lihat di daerah lain, mana ada," katanya.
 
Hasan mengakui kasus HIV di Pekanbaru saat ini sangat memprihatinkan. Namun, tingginya kasus tersebut dikarenakan kinerja pihaknya yang berhasil menjaring masyarakat untuk sadar melakukan tes HIV.
 
"Tingginya kasus itu memang memprihatinkan, kita akui. Tapi itu dari hasil kinerja dan jerih payah kita juga. Fasilitas terbanyak untuk tes HIV itu ada di Pekanbaru. Tidak hanya di puskesmas, tapi juga ada di beberapa rumah sakit seperti RSJ, Bhayangkara, RSUD dan Syafira. Jadi wajat kalau banyak temuan," terangnya.
 
Selain itu, banyak temuan terkait kasus HIV ini disebut Hasan juga karena banyaknya masyarakat daerah di luar Kota Pekanbaru yang datang melakukan tes namun mengaku sebagai orang Pekanbaru.
 
"Banyak orang daerah yang datang ke Pekanbaru untuk tes, ngakunya orang Pekanbaru," tutupnya. (R05)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional