RANGSANG PESISIR (RIAUSKY.COM) - Kebakaran hutan masih melanda Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti. Hingga kemarin petang dilaporkan, luas lahan yang terbakar sudah hempir 30 hektare.
Kepala Desa Telesung, Syamsudin bersama Kapolpos Briptu Juni, yang dikonfirmasi wartawan saat mengkoordinir upaya pemadaman api menjelaskan, upaya pemadaman api menghadapi kendala sumber air dan minimnya peralatan.
Dikatakannya, kebakaran lahan itu diketahui terjadi sejak pukul 14.00 WIB, dimana api diduga berasal dari hutan Teban yang berbatasan dengan Desa Bungur.
“Diduga api dari hutan Teban. Kami belum dapat pastikan apakah karena puntung rokok atau sengaja dibakar. Sekarang sudah menjalar ke kebun karet dan kebun sagu milik masyarakat. Luasnya sudah mencapai sekitar 30 hektar,” ungkap Syamsudin.
Hingga berita ini dilaporkan, upaya pemadaman api masih dilakukan Kepala Desa, Kapolpos bersama unsur RT, RW dan puluhan masyarakat setempat. Upaya pemadaman itu dilakukan seadanya karena terkendala minimnya peralatan serta sumber air.
“Saat ini lahan gambut sedang kering. Kami membutuhkan peralatan untuk menyuplai air dari tempat lain,” ujarnya. (R07/i)
Pemadaman Kobaran Api di Telesung Terkendala Ketersediaan Air
Redaksi
Rabu, 12 Oktober 2016 - 09:00:45 WIB
Upaya pemadaman kobaran api di lahan terbakar di Telesung.
#Karhutla
IndexPilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Profil Bisnis
Riau Job Fair 2025 Tawarkan 2.437 Posisi dari 61 Perusahaan
Jumat, 28 November 2025 - 11:23:35 Wib Profil Bisnis
Naik Tipis-tipis, Harga TBS Kelapa Sawit Belum Jangkau Rp2.700 Per Kilogram
Selasa, 14 Februari 2023 - 18:04:00 Wib Profil Bisnis
Chevron Segera Hengkang dari Myanmar usal Lepas Aset, Kenapa?
Senin, 13 Februari 2023 - 11:40:00 Wib Profil Bisnis

